Dibalik Menteri Susi Pudjiastuti Mau Daftar Kejar Paket C, Anies Sebut Pernah Membujuknya

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menceritakan pengalamannya saat membujuk Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengambil Kejar Paket C

Dibalik Menteri Susi Pudjiastuti Mau Daftar Kejar Paket C, Anies Sebut Pernah Membujuknya
Warta Kota
Anies Baswedan 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menceritakan pengalamannya saat membujuk Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengambil Kejar Paket C guna mendapatkan ijazah SMA.

Dilansir Kompas.com, Anies yang saat itu masih menjabat sebagai Menteri Pendidikaan dan Kebudayaan menyampaikan hal tersebut saat bertemu Susi pada suatu rapat kabinet.

Di situ, Anies langsung meminta Susi untuk mendaftarkan diri.

3 Fakta Jelang Final Piala Dunia 2018 Prancis Vs Kroasia, Bisakah Les Bleus Pertahankan Dominasi?

Jadwal Piala Dunia 2018 - Malam Ini Belgia Vs Inggris Berebut Posisi Tiga Terbaik

"Saya bilang 'Ibu Susi daftar Kejar Paket C, saya dukung, siap enggak? tahun depan ujian'. Beliau langsung ketawa khasnya Bu Susi, 'enggak lah' katanya," ujar Anies, usai menghadiri kegiatan yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM PTSP) DKI Jakarta di Jakarta Selatan, Sabtu (14/7/2018).

Anies menyebut, dia mengatakan kepada Susi bahwa ijazah yang didapat nantinya tidak hanya untuk Susi, tapi bisa memotivasi masyarakat lainnya agar tidak sungkan untuk mengambil Kejar Paket C meski telah berumur.

Anies mengatakan, dengan memiliki ijazah SMA, masyarakat lebih mudah mendapatkan lapangan kerja.


Mendengar hal itu, kata Anies, Susi akhirnya mau untuk mendaftar.

"Jadi, saya perlu Bu Susi ambil Paket C sampai lulus supaya nanti bisa jadi contoh. 'Lihat, Bu Susi saja mau'. Kalau Bu Susi saja mau, meyakinkan yang lain mudah. Terus, dia (Susi) mikir, 'ya sudah deh kalau gitu'," ujar Anies.

"Setiap bertemu saya, selalu dia bilang 'saya masih loh Mas sampai tuntas', dan alhamdulillah, sudah tuntas," ujar Anies.

Halaman
12
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help