Viral Video Oknum Polisi Tendang dan Pukul Seorang Wanita yang Diduga Mencuri, Jabatannya Dicopot

Pria yang mengenakan kaus oranye bertuliskan polisi menendang seorang wanita yang tengah berlutut.

Viral Video Oknum Polisi Tendang dan Pukul Seorang Wanita yang Diduga Mencuri, Jabatannya Dicopot
Kolase Tribun Jabar/Youtube

TRIBUNJABAR.ID - Sebuah video seorang pria melakukan tindak kekerasan beredar di media sosial.

Dalam keterangan video itu disebutkan bahwa peristiwa itu terjadi di sebuah minimarket di Selindung Baru, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Pria yang mengenakan kaus oranye bertuliskan polisi menendang seorang wanita yang tengah berlutut.

Ia seperti memohon-mohon kepada pria tersebut.

Saat memohon, wanita berbaju hijau tersebut ditendang oleh sang pria.

Pria di Pangkalpinang tendang seorang wanita
Pria di Pangkalpinang tendang seorang wanita (Youtube)

Pria itu juga memukul kepala wanita tersebut dengan sandalnya.

Di belakang wanita berbaju hijau, seorang wanita berbaju merah duduk terkulai.

Tangan kiri pria itu terlihat menahan seorang anak.

Pria di Pangkalpinang tendang seorang wanita.jpg
Pria di Pangkalpinang tendang seorang wanita.jpg (Youtube)

Terdengar juga tangisan dalam video tersebut.

Orang-orang yang berada di lokasi kejadian bertanya kepada wanita tersebut.

"Bapak tua tadi mana? Tunjukin."

Nama Ezra Walian dan Esteban Vizcarra Terus Dikaitkan dengan Persib Bandung

Bakal Asyik Nih, Menikmati Musik Keroncong Sambil Mencicipi Berbagai Kuliner di Sky Level

Pamit Pipis di Mini Market, Istri Sukirno Lenyap, Sampai Sekarang Belum Ditemukan

Video berdurasi 30 detik itu dilengkapi keterangan yang mengatakan pria tersebut adalah Kasubid Ditpamobvit Polda Kep Babel AKBP Yusuf SE yang marah karena ponsel anaknya pecah akibat ulah wanita berbaju hijau tersebut.

Namun, ternyata informasi tersebut tidak seluruhnya benar.

Berdasarkan rilis yang diterima Bangkapos dari Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Abdul Munim, Kamis (12/7/2018) malam, pria yang mengenakan kaus bertuliskan polisi itu memang AKBP Yusuf SE.

Ia merupakan pemilik Apri mart di mana peristiwa tersebut terjadi.

Peristiwa tindak kekerasan tersebut terjadi pada Rabu (11/7/2018) sekitar pukul 19.00 WIB.

Wanita berbaju hijau tersebut diduga melakukan pencurian.

AKBP Yusuf SE mendapat telepon dari penjaga toko bahwa tujuh orang datang ke toko tersebut dan pura-pura berbelanja.

Satu orang menunggu di mobil avanza, sementara yang lainnya memasuki toko.

Kemudian, tiga orang di antara mereka, yakni dua wanita dan seorang anak berusia 14 tahun diamankan.

Sementara empat orang lainnya melarikan diri menggunakan mobil avanza.

AKBP Yusuf SE menanyakan kepada wanita tersebut mengenai kawan-kawannya yang kabur.

Nikmati Kelezatan Beef Mountain di Herb & Spice, Steak Unik Berbentuk Gunung yang Menggugah Selera

Presiden Jokowi Perintahkan Agar Rumah Lalu Muhammad Zohri, Sprinter Perebut Emas Direnovasi

Kata TGB Tentang Jokowi: Dia Bukan Orang yang Suka Terlalu Banyak Berwacana

Wanita tersebut mengaku tidak tahu apa-apa.

Ia juga tidak memiliki KTP dan tidak mengaku di mana ia tinggal.

Karena terbawa emosi, akhirnya AKBP Yusuf SE melakukan kekerasan.

Penjaga toko telah melaporkan kasus pencurian itu ke Polres Pangkalpinang.

"Saat ini penjaga toko melaporkan kasus pencurian tsb ke Polres Pangkalpinang guna proses sidik, dan saat ini seorang ibu yang diduga melakukan pencurian sedang dalam pemeriksaan Satreskrim Polres Pangkalpinang," tulis Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Abdul Munim.

Dicopot dari Jabatan

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mencopot jabatan AKBP Yusup SE dari Kasubid Ditpamobvit di Polda Bangka Belitung.

AKBP Yusuf SE melakukan tindak kekerasan terhadap wanita yang diduga mencuri di tokonya.

Melansir dari Tribunnews, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Mohamad Iqbal mengatakan tindakan yang dilakukan oleh AKBP Yusuf membuat Kapolri gusar.

Mohamad Iqbal mengatakan Kapolri marah besar.

AKBP Yusuf, dikatakan Iqbal, tidak mencerminkan jargon polisi, yakni profesional, moderen, dan terpercaya.

"Terkait dengan video pemukulan itu, Kapolri marah besar. Kapolri marah dan akan copot AKBP Y hari ini juga," ujar Iqbal saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (13/7/2018).

"Anggota Polri saat ini harus menghilangkan arogansi kekuasaan dan menekan kekerasan eksesif," katanya.

AKBP Yusuf dicopot sesuai telegram ST/1786/VII/2018 yang ditandatangani Karo SDM Polda Babel Kombes Enjang Hasan Kurnia. Yusuf digantikan AKBP Stevanus

Kini, AKBP Yusuf tengah menjalani pemeriksaan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan Polri.

"Tentunya setelah dicopot, akan ada mekanisme yang bersangkutan akan lalui di Propam," ucap Iqbal.

Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved