Sering Dapat Telur Tak Layak Konsumsi, Warga Berharap Pemerintah dapat Mengkaji Ulang Program BPNT

Kepala Desa Pancasura mengatakan, mengapa pemerintah harus mengkaji ulang, ini dikarenakan bantuan yang didapatkan oleh masyarakat sangat tidak sesuai

Sering Dapat Telur Tak Layak Konsumsi, Warga Berharap Pemerintah dapat Mengkaji Ulang Program BPNT
Kompas Tv
Ilustrasi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Warga Desa Pancasura, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, menuntut pemerintah Kabupaten Garut untuk mengkaji ulang program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Dalam program ini, setiap kepala keluarga (KK) ekonomi rendah, mendapatkan bantuan sebesar Rp 110 ribu dalam bentuk beras dan telur ayam negeri.

Kepala Desa Pancasura, Saefuloh A Rido, mengatakan, mengapa pemerintah harus mengkaji ulang, ini dikarenakan bantuan yang didapatkan oleh masyarakat sangat tidak sesuai.


"Contoh, dari laporan masyarakat saja. Ada telur yang sudah tidak layak konsumsi karena sudah berbau dan pada akhirnya dibuang," kata Saefuloh kepada Tribun Jabar saat dihubungi, Minggu (8/7/2018).

Saefuloh mengatakan, kondisi ini pun tidak hanya terjadi di Desa Pancasura, melainkan di beberapa desa lainnya di Kabupaten Garut mengalami hal yang serupa.

"Saya lagi itu berkomunikasi dengan kades lainnya, sama-sama belum efektif untuk kesejahteraan masyarakat," katanya.

Jokowi Sudah Pilih Nama Cawapres Pendampingnya untuk Pilpres 2019, Segera Diumumkan

Saefuloh mengatakan, program BPNT ini tidak lebih efektif dari program sebelumnya yakni program raskin, maka dari itu, dalam catatannya, pemerintah menghilangkan program yang lebih baik.

"Mengapa justru lebih parah dari program sebelumnya, kasihan masyarakat yang membutuhkan kalau begini jadinya," katanya.

Berdasarkan informasi, tiap kepala keluarga (KK) penerima manfaat program BPNT di Desa Pancasura, mendapatkan jatah sebanyak Rp 110 ribu, namun kenyataannya, barang tersebut tidak lebih dari Rp 80 ribu.

"Kami bersyukur telah mendapat bantuan, tapi itu mengapa tidak sesuai," katanya.

Kemenpora dan Kemkominfo Dorong Unpad Meriahkan Asian Games

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help