Eksplorasi Media Melalui Pameran Pintas di Galeri Thee Huis

Praktek seni kali ini hadir di Thee Huis Galeri, Taman Budaya Jawa Barat, Jalan Bukit Dago Selatan No 53a dengan tema PINTAS.

Eksplorasi Media Melalui Pameran Pintas di Galeri Thee Huis
Tribun Jabar/ Putri Puspita
salah satu hasil karya seni yang ada di galeri Thee Huis 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Praktek seni media di Indonesia telah berkembang dalam beberapa dekade.

Saat ini praktek seni media menjelajahi kedalam bentuk-bentuk representasi teknologi komunikasi hingga maraknya sosial-media.

Praktek seni kali ini hadir di Thee Huis Galeri, Taman Budaya Jawa Barat, Jalan Bukit Dago Selatan No 53a dengan tema PINTAS.

Baca: KTP-El Jadi Alasan Partisipasi Pemilu di Kabupaten Cirebon Tak Capai Target yang Ditetapkan

Berdasarkan pantaun Tribun Jabar di galeri, Rabu (4/7/2018), pameran ini menampilkan karya-karya dari 11 artist yang berasal dari Bandung dan Jakarta.

Menampilkan karya - karya:

1. Krisna Murti (Jakarta)
2. Riar Rizaldi (Bandung)
3. Tromarama (Bandung)
4. Eldwin Pradipta (Bandung)
5. Ade Darmawan (Jakarta)
6. M. Akbar (Bandung)
7. U-Visual (Bandung)
8. HUMANIKA (Bandung)
9. Orcyworld (Bandung)
10. Mira Rizki Kurnia (Bandung)
11. Tomy Herseta (Bandung)

Pameran ini berlangsung sejak 3 Juli sampai 20 Juli 2018.

Berbagai jenis tampilan seni dengan media yang berbeda tampak terlihat estetik di dinding putih galeri.

Mulai dari pintu masuk, pengunjung bisa langsung melihat video mapping yang berisi tulisan dan bunyi.

Selain itu, pengunjung bisa melihat hasil karya yang cukup unik yaitu kain putih yang ditulis dengan aksara secara acak.

Baca: Tim Paslon Bamunas - Edo Tolak Hasil Rapat Pleno Penghitungan Suara Pilwalkot Cirebon, Ini Alasannya

Di bagian tengahnya terdapat batu-batu sungai yang di cat putih dengan aksara serupa.

Pameran bertajuk Pintas ini menekankan pada bentuk-bentuk eksplorasi seni media yang berjangkar pada perkembangan teknologi informasi saat ini.

Perilaku hingga bentuk spekulasi dalam ranah komunikasi, eksplorasi perilaku masyarakat terhadap teknologi internet, dan bagaimana lingkungan dicerap dalam kondisi yang serba virtual.

Gagasan- gagasan tersebut terbagi ke dalam tiga kata kunci: contact, vir(tu)ality, dan surrounding.

Baca: Ditanya Kenapa Datang Seorang Diri, Cawabup Imron Rosyadi Bilang Begini: Jangan Suudzon

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help