Quattrick, Pemkab Tasik Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI

Untuk keempat kalinya, Pemkab Tasikmalaya mendapatkan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas LKPD 2017.

Quattrick, Pemkab Tasik Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI
ISTIMEWA
Untuk keempat kalinya, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali mendapatkan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia atas laporan keuangan pemerintahan daerah (LKPD) 2017. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Untuk keempat kalinya, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali mendapatkan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia atas laporan keuangan pemerintahan daerah (LKPD) 2017.

Penghargaan atas opini WTP tersebut, diserahkan oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jabar Arman Syifa kepada Pelaksana Tugas Bupati, Ade Sugianto di Kantor Perwakilan BPK Provinsi Jabar, Kota Bandung pada Senin (28/5/2018) lalu.

Melalui siaran pers, Ade Sugianto menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas prestasi yang didapatkan jajarannya.

"Alhamdulillah, hari ini kita kembali mendapat predikat WTP untuk yang keempat kalinya. Saya sangat bersyukur dan berterimakasih, terutama kepada seluruh jajaran SKPD di Lingkup Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yang telah bekerja keras dalam mempertahankan opini WTP dari BPK RI, tentu perjuangannya untuk mepertahankan prestasi ini dilakukan dengan tidak mudah," Katanya, Kamis (31/5/2018).

Baca: 4 Poros Persib Bandung Absen Lawan Bhayangkara FC, Mario Gomez Kalem Tak Ganti Strategi

Baca: Tampil Lawan Bhayangkara Setelah 3 Laga Absen, Bek Persib Bandung: Pantang Menyerah, Tak Mau Kalah

Kendati mendapatkan predikat WTP menurut Ade, kinerja tata kelola keuangan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya belum terbebas dari kesalahan menajerial (managerial fraud) secara total.

Sebab dalam pelaksanaan manajemen, Ade menuturkan kemungkinan adanya kesalahan dan kelemahan yang bisa bersumber dari software, hardware atau brainware atau sumber daya manusia.

Ketiga hal tersebut, yang akan menjadi sorotan pihak Pemkab ke depan, agar seminimal mungkin dapat dieliminir.


"Ketiga kelemahan itu masih harus diperhatikan dengan serius bila Kabupaten Tasikmalaya ingin lebih baik. Kita telah empat kali mendapat penilaian WTP, otomatis tantangan ke depan menjadi tidak lebih sederhana, karena ada beban, minimal yang menjadi patokan yakni WTP," tutur Ade.

Halaman
12
Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help