'Presiden Filipina Perintahkan Aparat untuk Tembak Kemaluan Wanita Pemberontak'

Presiden Filipina memerintahkan pasukannya untuk menembak kemaluan dari pemberontak berjenis kelamin wanita.

'Presiden Filipina Perintahkan Aparat untuk Tembak Kemaluan Wanita Pemberontak'
Reuters
Duterte 

TRIBUNJABAR.ID - Dari rilis laporan dari Organisasi Pengawas HAM (HRW), diungkapkan bahwa Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, memerintahkan pasukannya untuk menembak kemaluan dari pemberontak berjenis kelamin wanita.

Dilansir Al Jazeera, Duterte dikabarkan mengatakan hal itu dalam bahasa Visayan, yang lazim dipakai di kawasan selatan dan tengah Filipina.

Saat itu, Duterte berkata militer tidak perlu untuk menembak mati pemberontak komunis wanita.

"Tembak saja kemaluannya. Jika sudah ditembak, maka dia tidak berguna lagi bagi kalian,' ujar Duterte dalam percakapan yang diyakini terjadi pada 7 Februari.

Duterte
Duterte (Reuters)

Hal itu, kata HRW, dilakukan sebagai hukuman kepada perempuan yang berniat untuk melawan pemerintah.

"Dia mendukung negara untuk melakukan pelecehan seksual selama konflik bersenjata," kata Koordinator HRW di Filipina, Carlos Conde.

Adapun Partai Komunis Filipina telah melancarkan pemberontakan sejak 1968, dan hingga kini, telah merenggut 30.000 nyawa.

Jubir Duterte: Duterte Hanya Bercanda

Selama menjadi orang nomor satu Filipina di 30 Juni 2016, Duterte sering membuat komentar yang kontroversial dan seksis.

Baca: Sambut Imlek, 1300 Tahanan di China Dibebaskan Sementara

Halaman
12
Editor: Isal Mawardi
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help