Diserempet Motor karena Tidak Ada Trotoar, Sri Mulyani : Malah Saya yang Disalahkan

Bukan hanya tidak ada trotoar di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, berbagai kendaraan pun menjadi bebas . . .

Diserempet Motor karena Tidak Ada Trotoar, Sri Mulyani : Malah Saya yang Disalahkan
Tribun Jabar/Seli Andina
Para siswa berjalan di pinggir jalan tanpa trotoar di depan SMAN Tanjungsari, Sabtu (10/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Bukan hanya tidak ada trotoar di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, berbagai kendaraan pun menjadi bebas berhenti maupun parkir di pinggir jalan.

Hal tersebut tentu semakin membahayakan para pejalan kaki yang memang tak memiliki fasilitas trotoar lagi.

Seperti yang terjadi di depan SMAN Tanjungsari, Sabtu (10/2/2018), menurut pantauan Tribun Jabar, para pelajar terpaksa berjalan di pinggiran jalan tanpa ada batasan dengan jalan raya.

Sesekali para pelajar tersebut harus 'mepet' hingga menyeberang selokan yang terletak di samping jalan akibat kendaraan yang melaju terlalu samping.

Baca: Prediksi Susunan Pemain PSMS vs Persija - Mustaqim Targetkan Menang, Djanur Yakin Bisa Atasi

Baca: Link Live Streaming : Semifinal Kejuaraan Beregu Asia 2018 - Tim Indonesia Masuk Semifinal

Hal tersebut diperparah dengan banyaknya kendaraan, terutama sepeda motor dan angkot, yang berhenti di pinggir jalan dan menghalangi akses pejalan kaki.

"Kalau sudah ada angkot 'ngetem' ya terpaksa berjalannya agak ke tengah jalan, soalnya tidak ada jalan lagi," ujar Sri Mulyani (43), pejalan kaki.


Kondisi seperti ini, menurut Sri, sudah terjadi selama beberapa tahun terakhir, tidak ada keamanan lagi bagi pejalan kaki.

Bahkan, Sri mengungkapkan, ketika ada pejalan kaki yang terserempet kendaraan, seringkali pejalan kaki tersebut yang disalahkan, padahal pejalan kaki berjalan di pinggir jalan.

"Saya mengalami seminggu lalu, terserempet motor malah saya yang disalahkan. Sedih, Tajungsari jalan raya semua," ujar Sri.

Sri berharap pemerintah dan instansi terkait dapat lebih memberi perhatian pada para pejalan kaki yang seharusnya memiliki hak untuk fasilitas yang aman bagi mereka. (*)

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help