TribunJabar/

Indahnya Pemandangan dari Puncak Habibie, Surga Para Pemburu Matahari Terbit

Keindahan panorama pagi di Puncak Habibie juga membuat para pengunjung berlomba-lomba mengabadikannya dan berswafoto.

Indahnya Pemandangan dari Puncak Habibie, Surga Para Pemburu Matahari Terbit
TRIBUN JABAR/Cipta Permana
PUNCAK HABIBIE - Menikmati indahnya matahari terbit di Puncak Habibie di Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Palabuhanratu 

PUNCAK Habibie, begitu warga setempat menyebut dataran tertinggi di jalan yang menghubungkan Sukabumi, Jawa Barat, dengan Kabupaten Lebak, Banten, ini.

Ada banyak versi tentang kenapa tempat ini disebut begitu. Tapi, benar, ada kaitannya dengan presiden ketiga RI, BJ Habibie.

Laporan wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.CO.ID, PELABUHAN RATU - PUNCAK Habibie di Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Palabuhanratu, berada di ketinggian 380-an meter di atas permukaan laut.

Lokasinya yang tinggi membuat dataran ini menjadi favorit para pengendara dan wisatawan yang sedang menempuh perjalanan dari Palabuhanratu menuju Banten atau sebaliknya, untuk beristirahat sejenak sambil menikmati indahnya matahari terbit di ufuk timur.

Pemandangan dari Puncak Habibie
Pemandangan dari Puncak Habibie (flickr)

Meski jarak antara Palabuhanratu dan Puncak Habibie hanya sekitar 18 kilometer dan bisa ditempuh dalam 30 menit, para "pemburu" matahari terbit umumnya berangkat dari Palabuhanratu pukul 03.30-an agar tak ketinggalan momen.

Bagi mereka, lebih baik menunggu 20-30 menitan di puncak yang dingin ketimbang datang terlambat.

Sama sekali bukan masalah karena ada banyak sekali warung yang sudah buka sejak dini hari yang menyediakan kopi atau teh panas dan berbagai camilan hangat.

Akan tetapi, tentu tak hanya matahari terbit yang membuat tempat ini sebegitu menariknya.

Halaman
123
Penulis: Cipta Permana
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help