TribunJabar/

Kabupaten Bandung

Pasokan Air di 5 Kecamatan di Soreng Berkurang Drastis, Ini Penyebabnya

Selama ini memang kami PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung memanfaatkan limpahan air dari PLTA Cikalong. Kurang lebih 22 ribu pelanggan akan terdampa

Pasokan Air di 5 Kecamatan di Soreng Berkurang Drastis, Ini Penyebabnya
toaksgogreen.org
Ilustrasi: Air bersih tak mengalir. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yudha Maulana  

TRIBUNJABAR.CO.ID, SOREANG - Berkurangnya sumber air limpahan PLTA Cikalong yang berada di Pangalengan berdampak pada pemenuhan kebutuhan air bersih bagi pelanggan PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung di lima kecamatan. 

Kepala Bagian Humas dan Hukum PDAM Tirta Raharja, Dadang Supriadi mengatakan pasokan air bagi lima kecamatan di wilayah Soreang, Banjaran, Cangkuang, Pameungpeuk, dan Katapang akan berkurang drastis.

Pasalnya, perusahaan pembangkit listrik di PLTA Cikalong tengah melakukan pemeliharaan dengan menampung air di tandon milik PLTA.

"Selama ini memang kami PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung memanfaatkan limpahan air dari PLTA Cikalong. Kurang lebih 22 ribu pelanggan akan terdampak," kata Dadang melalui pesawat telepon, Sabtu (12/8/2017).


Dadang mengatakan, dalam kondisi normal, PLTA akan melimpahkan air untuk digunakan sebagai air baku dengan frekuensi lima hingga tujuh kali seminggu. Namun, karena pemeliharaan, pelimpahan air hanya dilakukan dua kali sehari.
Ia pun belum mengetahui seberapa lama pemeliharaan turbin PLTA Cikalong akan selesai. Menurutnya, pemeliharaan turbin biasanya dilakukan di akhir musim kemarau, tidak seperti sekarang di awal musim kemarau.

"Kepala Cabang juga sudah berkoordinasi dengan pihak PLTA, mudah-mudahan tidak berkepanjangan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya, kami berupaya mengembalikan keadaan seperti sedia kala," katanya.

Pelayanan air bersih untuk warga pun terganggu sejak Rabu (9/8/2017) dini hari lalu hingga Sabtu (12/8/2017). Belum lagi, sumber air PDAM Tirta Raharja di Situ Cileunca pun debit airnya pun ikut menyusut. Untuk sementara, kata Dadang, pelayanan air bersih di Kecamatan Banjaran dan Pameungpeuk bersumber dari tempat pengolahan air bersih milik PDAM di Cokoneng Ciparay.

"Sehingga pelayanan di dua kecamatan ini masih berjalan normal. Sedangkan untuk pelayanan di Kecamatan Soreang, Cangkuang dan Katapang sampai dengan hari ini belum normal kembali. Sehingga kepada para pelanggan di tiga kecamatan ini kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan tetap bersabar," katanya.

Dijelaskan Dadang, pihaknya memberikan pelayanan air bersih melalui mobil tangki dengan sistem dropping di tiga kecamatan. Mobil tangki tersebut beroperasi sejak Jumat (11/8/2017) dan akan terus berjalan hingga suplai air dari Cikalong kembali normal.

"Untuk pelanggan yang membutuhkan pelayanan silahkan saja menghubungi kantor cabang PDAM Tirta Raharja Soreang. Nanti petugas kami akan mengirim air bersih pakai tangki, sekali kami mohon maaf dan pelanggan diharapkan bersabar,"katanya. (dam)

Penulis: dam
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help