Rabu, 10 Juni 2026

Pertamina: Kebutuhan Premium Aman

Menjelang pemberlakuan kenaikan harga jual bahan bakar minyak (BBM) subsidi, PT Pertamina menyatakan, bahwa terjadi peningkatan

Tayang:
Penulis: | Editor: Darajat Arianto
BANDUNG, TRIBUN - Menjelang pemberlakuan kenaikan harga jual bahan bakar minyak (BBM) subsidi, PT Pertamina (Persero) menyatakan, bahwa terjadi peningkatan kebutuhan dua jenis BBM subsidi, yaitu premium dan solar. Permintaan premium, volumenya rata-rata 88 ribu Kilo Liter (KL). Sedangkan realisasi penyaluran dan pendistribusian solar dalam waktu yang sama, volume rata-ratanya sekitar 48 ribu KL.

Meski tingkat kebutuhan naik, Vice President Corporate Communication PT Pertamina, Ali Mundakir menegaskan, saat ini stok BBM tergolong aman. Menurutnya, untuk BBM subsidi jenis premium, ketersediaannya dapat mencukupi kebutuhan hingga 22 hari mendatang.

Sedangkan solar, ujarnya, ketersediaannya pun aman yaitu dapat memenuhi permintaan selama 20 hari."Jika melihat kondisi terkini, kami memastikan ketersediaan stok BBM subsidi, khususnya, premium dan solar, sangat cukup bagi masyarakat," ujar dia, Kamis (20/6).

Ali menambahkan, lembaga BUMN itu meningkatkan stok harian lebih besar 10 persen daripada rata-rata kondisi normal. Selain itu, PT Pertamina pun menerbitkan kebijakan. Isinya, Terminal BBM dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) beroperasi lebih lama daripada hari biasa. "Jika perlu, beroperasi 24 jam. Itu demi memastikan dan memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Ali.  (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved