Rabu, 10 Juni 2026

Indonesia Peringkat 11 Dunia Pembajakan Software

Aksi pembajakan software di Indonesia masih tinggi. Situasi itu mendapat perhatian serius banyak kalangan.

Tayang:
Penulis: | Editor: Kisdiantoro
BANDUNG, TRIBUN - Aksi pembajakan software di Indonesia masih tinggi. Situasi itu mendapat perhatian serius banyak kalangan.
 
Data Riset International Data Corporation (IDC) menunjukkan, pada 2012, Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki tingkat pembajakan software. Data IDC menyatakan, negara ini menempati posisi 11 dunia peredaran software bajakan. Berdasarkan data IDC, jumlah software bajakan yang beredar di Indonesia sangat memprihatinkan, yaitu sekitar 86 persen.
 
"Tentunya, hal itu menimbulkan kerugian yang besar. Berdasarkan riset IDC, perkiraannya, kerugian akibat pembajakan tersebut senilia 1,46 miliar Dollar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 12,8 triliun," tandas Maya Ghita Gunadi, Kuasa Hukum Business Software Association (BSA) di Jalan Purnawarman Bandung, Rabu (19/6).
 
Wanita berkulit putih ini meneruskan, mengacu pada data riset IDC tersebut, nilai kerugian sekitar Rp 12,8 triliun pada 2012 itu lebih tinggi sekitar 10 persen daripada tahun sebelumnya. Menurutnya, efek perederan produk software bajakan itu membuat penjualan software legal di tanah air hanya sekitat 239 juta Dollar AS. (win)
Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved