Rabu, 10 Juni 2026

KPK Sita Data Riwayat Hidup Dada Rosada

KPK) melakukan penyitaan di rumah pribadi atasannya. Namun penyidik yang dipimpin Kompol Mohammad Rifai hanya mengambil dua barang,

Tayang:
Penulis: Tiah SM | Editor: Darajat Arianto
BANDUNG, TRIBUN - Irman Sutris ajudan Wali Kota Bandung Dada Rosada mengatakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyitaan di rumah pribadi atasannya. Namun penyidik yang dipimpin Kompol Mohammad Rifai hanya mengambil dua barang, yaitu data riwayat hidup Dada Rosada dan sim card Telkomsel nomor 0811xx4752.

"Memang ada yang diambil penyidik. Pertama riwayat hidup dari kamar ajudan, kedua sim card Telkomsel yang nomornya ....4752 diambil dari kamar pribadi Bapak (Dada Rosada). Tidak ada berkas lain yang dibawa," ujar Irman Sutris usai kepulangan penyidik KPK dari rumah pribadi Dada Rosada Jalan Tamansari No 12 Kota Bandung, Jumat (17/5).

Irman mengaku tidak mengetahui isi dus dan keresek yang dibawa tim penyidik KPK. "Saya tidak tahu isi dus tersebut mungkin saja peralatan kerja milik KPK, semacam laptop dan alat pendukung lainnya. Soalnya tadi saya lihat mereka membawa peralatan berupa dus," ujarnya.

Soal penggeledahan mobil dinas Ford Escape nomor polisi D 1610 PN, Irman juga menegaskan, KPK hanya menggeledah tanpa mengambil satu berkas apapun.

"Di mobil hanya ada berkas, tumpukan buku, tidak ditemukan apapun dan BAP yang saya lakukan hanya sim card dan riwayat hidup," ujar Irman.

Saat menandatangani BAP, Irman mengaku disaksikan pengawal pribadi wali kota yakni Agus dan Sekretaris RW 09 Kelurahan Sarijadi Kecamatan Sukasari Kusman.

Menurut Irman, penyidik menggeledah empat ruangan yakni kamar pribadi, ruang kerja, kamar ajudan, dan kamar patwal. "Kamar anak-anak tidak diperiksa," ujar Irman. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved