Rabu, 10 Juni 2026

Modal Kerja Tertinggi Nilai Kreditnya

likuiditas kredit selama periode Januari-Maret 2013 menunjukkan tren positif. Di Jabar, penyaluran kredit mengalami pertumbuhan.

Tayang:
Penulis: | Editor: Darajat Arianto
BANDUNG, TRIBUN - Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Wilayah VI Jabar-Banten, Dian Ediana Rae mengemukakan, likuiditas kredit selama periode Januari-Maret 2013 menunjukkan tren positif. Di Jabar, penyaluran kredit mengalami pertumbuhan. Pada triwulan pertama tahun ini, penyaluran kredit mencapai Rp 210,61 triliun. Angka itu lebih tinggi 26,95 persen daripada tiga bulan terakhir 2012 yang jumlahnya Rp 203,36 triliun.

Menurutnya, sejauh ini penyaluran kredit perbankan mayoritas adalah modal kerja. Persentasenya, sebesar 44 persen. Secara nilai angkanya Rp 92,95 triliun. Kredit modal kerja mengalami pertumbuhan 27,84 persen.

Akan tetapi, kata dia, kondisi sebaliknya terjadi pada kredit investasi dan konsumsi. Pertumbuhan dua sektor kredit tersebut justru melambat. Untuk kredit investasi penyalurannya hingga Maret 2013 turun menjadi 30,88 persen. Padahal pada akhir 2012 pertumbuhannya sebesar 37,91 persen. Dian mengatakan, selama periode tersebut kredit investasi meraih 13 persen total kredit Januari-Maret 2013, atau senilai Rp 27,3 triliun.

Sedangkan kredit konsumsi, seperti kredit perumahan, kendaraan bermotor, serta lainnya pertumbuhannya berada pada level 24,92 persen. Meski begitu, kredit konsumtif berkontribusi cukup besar, yaitu 43 persen total kredit atau sejumlah Rp 90,5 triliun.  (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved