Harga Komoditas Musiman Sulit Terprediksi
Sekretaris DPD Aprindo Jabar, Henri Hendarta, mengatakan, menjelang Idulfitri, ada beberapa produk yang harga jualnya sulit terprediksi
Penulis: | Editor: Darajat Arianto
Menurut Henri, perkembangan harga komoditas-komoditas tersebut sulit terduga. Itu terjadi karena perkembangan harga jualnya sangat fluktuatif. "Setiap waktu harga jualnya bisa berubah, bisa naik bisa pula turun," tutur Henri, Sabtu (11/8).
Henri berpendapat, jika mengacu pada tahun-tahun sebelumnya, biasanya, memasuki pekan keempat atau pekan terakhir Ramadan, harga jual naik sekitar 10-15 persen. Kendati demikian komoditas seasonal sulit terprediksi perkembangan harganya.
"Umpamanya saja, harga jual telur ayam. Beberapa waktu lalu, harga jualnya sekitar Rp 18 ribu per kilogram. Tapi, pada pekan ketiga, harganya tidak melebihi Rp 14 ribu per kilogram," kata Henri. (*)