Pemesan Seragam Sentra Suci dari Berbagai Daerah
Kehadiran Sentra Kaos Suci sebagai salah satu titik pengembangan dan pemberdayaan ekonomi Kota Bandung memberikan dampak dan kontribusi positif
Tayang:
Penulis: | Editor: Darajat Arianto
BANDUNG, TRIBUN -
Kehadiran Sentra Kaos Suci sebagai salah satu titik pengembangan dan
pemberdayaan ekonomi Kota Bandung memberikan dampak dan kontribusi
positif. Hebatnya, pada era pasar bebas seperti sekarang, Sentra Kaos
Suci tidak terpengaruh oleh membanjirnya produk impor.
"Saya kira, kami tidak terpengaruh oleh pasar bebas. Itu karena kami memiliki segmen pasar yang berbeda. Segmen pasar kami lebih pada pelanggan atau pemesan, bukan ritel," ujar Ketua Koperasi Sentra Kaos Suci, Marnawi Munamah, saat bertemu Tribun di kawasan Jalan Dipenogoro Bandung, Senin (16/4).
Marnawi mengutarakan, sejauh ini, para pelaku Sentra Kaos Suci memiliki konsumen dari berbagai daerah luar Kota Bandung, bahkan Jabar. Yaitu, sebutnya, asal Makassar (Sulawesi Selatan), Palembang, (Sumatera Barat), Bangka-Belitung, Nangroe Aceh Darussalam (NAD), dan Banjarmasin (Kalimantan Selatan).
Para pemesan itu, lanjut Marnawi, mayoritas adalah yang berkaitan dengan lembaga atau instansi, termasuk dunia pendidikan, seperti sekolah-sekolah, perguruan tinggi, dan sebagainya. Memasuki tahun ajaran baru, Marnawi mengutarakan, biasanya, tingkat pemesanan melebihi kondisi normal. (*)
"Saya kira, kami tidak terpengaruh oleh pasar bebas. Itu karena kami memiliki segmen pasar yang berbeda. Segmen pasar kami lebih pada pelanggan atau pemesan, bukan ritel," ujar Ketua Koperasi Sentra Kaos Suci, Marnawi Munamah, saat bertemu Tribun di kawasan Jalan Dipenogoro Bandung, Senin (16/4).
Marnawi mengutarakan, sejauh ini, para pelaku Sentra Kaos Suci memiliki konsumen dari berbagai daerah luar Kota Bandung, bahkan Jabar. Yaitu, sebutnya, asal Makassar (Sulawesi Selatan), Palembang, (Sumatera Barat), Bangka-Belitung, Nangroe Aceh Darussalam (NAD), dan Banjarmasin (Kalimantan Selatan).
Para pemesan itu, lanjut Marnawi, mayoritas adalah yang berkaitan dengan lembaga atau instansi, termasuk dunia pendidikan, seperti sekolah-sekolah, perguruan tinggi, dan sebagainya. Memasuki tahun ajaran baru, Marnawi mengutarakan, biasanya, tingkat pemesanan melebihi kondisi normal. (*)
KOMENTAR