TOPIK
Serangan Bom di Surabaya
-
Dita Oepriarto pelaku bom 3 gereja di Surabaya ternyata mengenal Anton Ferdiantono, pemilik bom di Sidoarjo.
-
Para terduga teroris itu diamankan di Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, dan Kabupaten Malang sejak 13-16 Mei 2018.
-
Dita berbagi tugas bersama istri dan keempat anaknya, meledakkan ketiga bom dalam waktu selisih 30 menit.
-
Dita sendiri telah tewas bersama istri dan empat anaknya. Dita mengajak istri dan anak-anaknya menjadi pelaku bom bunuh diri.
-
Risma yang tampak lelah dengan suara mulai serak dikagetkan dengan pertanyaan Muhammad Tohir, salah satu Takmir Masjid Masyitoh Mulyorejo.
-
Di balik kebencian, masih jauh lebih banyak yang bersatu, menolong, bahu-membahu.
-
Ia menilai dengan anggaran yang lebih semestinya kinerja BIN dan Polri lebih optimal.
-
Untung saja, HAR teguh dengan pendiriannya dan menolak doktrin kebohongan yang diberi Anton dan Puji kepada tiga adiknya.
-
AAP yang baru saja menjalani operasi ditangannya juga tidak mudah diajak berbicara kecuali dengan orang tertentu
-
Istrinya, Puji Kuswati beserta kedua anak perempuannya meledakkan bom di GKI Jalan Diponegoro.
-
Sementara Anton Febrianto adalah pemilik bom yang meledak di Rusun Wonocolo, Kecamatan Taman Sidoarjo.
-
Kohar ikut menemui A dan 6 anak pelaku bom bunuh diri di RS Bhayangkara bersama KPAI dan LPSK.
-
"Jangan sampai peristiwa seperti Surabaya, terjadi lagi. Kita akan tutup semua."
-
Saat dijenguk dan diajak berbincang, Ais bisa menjelaskan bahwa antara bomber satu dengan yang lainnya saling mengenal.
-
"Beliau seolah tidak bisa lepas dari batik," kata seorang kerabatnya, Shirle Gunawan, kepada Tribun Jabar, Rabu (16/5/2018).
-
Dita Supriyanto adalah bapak dari keluarga yang meledakkan 3 gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018).
-
Ais terlempar saat bom yang dibawa keluarganya dengan dua sepeda motor itu meledak di depan para polisi yang berjaga.
-
Menurut Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Mahfud Arifin, keluarga Anton juga akan bertindak seperti keluarga Dita.
-
"Ini bukan serta merta. Kami cenderung akan melihat lebih banyak serangan semacam ini," katanya.
-
Sebelum kejadian, rupanya ada beberapa jemaat gereja yang sempat merasakan firasat aneh.
-
Ais mungkin tak menyangka orangtuanya menjemputnya dari rumah nenek hari itu hanya untuk diajak ledakan diri.
-
Keluarga terduga teroris yang baku tembak dengan Densus 88 ini adalah warga asli Surabaya dan merupakan adik kandung dari teroris Sidoarjo.
-
Dia adalah guru dari Dita Supriyanto, pelaku bom bunuh diri di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di Jalan Arjuno, Minggu lalu.
-
Dalam kesempatan tersebut, Tri Rismaharini sempat memasuki rumah indekos terduga teroris.
-
"Tadi jam 20.00 sudah datang pihak kepolisian dan bawa Fauzan (suami) dan istrinya," kata Budi, Ketua RW 6, Selasa (15/5/2018).
-
"Mungkin sudah jalannya seperti itu, kami ikhlas menerima apa yang sudah digariskan oleh Tuhan. Minta doanya buat Mamah,"...
-
Meski demikian, ia pun meminta kepada seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan. Khususnya kepada lingkungan terdekat yang ada di sekitar.
-
Melisa mengatakan, pihak keluarga merasa sangat kehilangan atas kepergian Ciska. Namun, ia . . .
-
Setelah kejadian itu, arah menuju tempat kontrakan atau tempat kos pelaku tersebut ditutup.
-
Jenazah korban ledakan bom di Surabaya, Ciska Edi Handoko tiba di Kota Cirebon, jenazah korban lainnya, diterbangkan ke Tangerang.