TOPIK
Serangan Bom di Surabaya
-
Dalam penyerahan ini, nenek dari Ais juga terlihat ikut datang. Hanya saja, dia tidak bersedia memberi keterangan kepada media.
-
"Akhirnya saya ambil dosen dari UIN Sunan Ampel Surabaya untuk mengatasi dari sisi agama bersama psikolog," kata Risma.
-
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menceritakan permintaan anak pelaku teror bom, untuk menemui dirinya.
-
Akibatnya, sejumlah orang meninggal dunia dan puluhan orang luka akibat aksi Keluarga Dita.
-
"Tolong nanti viralkan pernyataan Aman Abdurahman di sidang," ujar Kapolri di Mapolda Jambi, Jumat (26/5/2018).
-
Faiz ingin menunjukkan seorang teroris tidak cukup dikenali dari latar belakang keluarga dan keseharian.
-
Anak yang ceria dan gembira itu adalah anak favorit satpam kompleks perumahan yang bernama Hery.
-
Mobil jenazah Ario, yang dipesan khusus keluarga untuk mengantar jenazah Aloysius Bayu itu memang masih terparkir di dekat rumah.
-
Ketika ditanyakan pada pihak sekolah, guru dari anak tersebut mengatakan bahwa foto itu merupakan foto sekolahnya.
-
Mereka dimakamkan di Sidoarjo karena sebelumnya warga Putat Jaya, Surabaya, menolak pemakaman para pelaku teror.
-
Prosesnya sangat cepat, tanpa ada doa atau ritual-ritual seperti prosesi pemakaman pada umumnya.
-
Dita Oepriyanto adalah pimpinan Jamaah Ansarud Daulah (JAD) wilayah Surabaya.
-
Keduanya membawa bom dengan cara dipangku, masuk ke gereja naik motor dan memaksa masuk.
-
Foto Ari sempat viral sesaat kejadian, karena tampak sedang menggendong korban yang berdarah-darah.
-
Salah satunya adalah pengeboman tiga gereja di Surabaya yang telah menelan puluha korban.
-
Daniel Agung meninggal dunia setelah berusaha menghalangi kendaraan pembawa bom yang masuk ke halaman gerejanya.
-
Berikut 4 hal seputar aksi terorisme yang dilakukan satu keluarga hingga kisah sedih dibalik keluarga Dita dan anak-anaknya.
-
Namun Wali Kota Risma mengaku kesulitan dan tidak bisa berbuat apa-apa atas penolakan tersebut.
-
Ketua RW 8 Putat Jaya, Nanang Sugiharta mengaku, aksi penolakan 7 jenazah terduga teroris itu lantaran aksi mereka dianggap sangat kejam.
-
Lalu, bagaimanakah kisah keseharian Anton semasa hidup disana ketika masih muda?
-
Karena barang yang ditemukan itu tidak ada bahan peledaknya. Suara ledakan itu dari proses disposalnya,” tandas kapolres.
-
Menurut Kapolri Jendral Tito Karnavian, Anton bukan korban tapi terduga pelaku teror yang terkait dengan aksi peledakan tiga gereja di Surabaya.
-
Pengemudi tersebut melihat mobil sedan putih yang ada di depannya membuang sesuatu di jalan tol.
-
Menurut petugas Jasa Marga, awalnya seorang pengemudi melintas dan bertanya ke petugas loket sekitar pukul 11.30 WIB.
-
Lebih mirisnya lagi, pelaku pengeboman adalah satu keluarga yang terdiri atas ayah, ibu, 2 anak laki-laki dan 2 anak perempuan.
-
Dalam akun Facebook miliknya, FSA menyebutkan jika peristiwa teror bom yang terjadi di tiga gereja di Surabaya itu sebagai rekayasa.
-
Greg berpendapat bahwa pejuang yang telah pergi ke Suriah dan kembali ke Indonesia memiliki kemampuan dalam membuat bom
-
Ia sepertinya kembali merasakan kegetiran dengan peristiwa, mulai dari bom tiga gereja pada Minggu (13/5/2018) hingga . . .
-
Namun, ia sedikit membeberkan siapa ketiga orang terduga teroris yang menghebohkan Kota Probolinggo.
-
Greg juga mengatakan bahwa serangan bom ke gereja di Indonesia sebetulnya tidaklah banyak terjadi.