TOPIK
Ledakan Bom di Sibolga
-
Dia juga memilih meledakkan diri bersama anaknya yang berusia 2 tahun dibandingkan harus menyerahkan diri ke petugas.
-
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan, di Tanjung Balai petugas mengamankan dua terduga, yakni M dan R.
-
Berita terbaru ledakan bom di Sibolga, Sumatera Utara, pelaku ledakan bom bunuh diri dipastikan adalah istri dan anak terduga teroris Husain.
-
Istri terduga teroris Husain alias Abu Hamzah mengakhiri hidupnya dengan cara tragis. Istri Husain memilih meledakkan diri setelah dikepung Densus 88
-
"Menyerahlah, ingat anakmu. Jangan kau korbankan anakmu. Bicarakan baik-baik kalau ada masalah," kata Zainun membujuk terduga teroris.
-
Ledakan bom di Masjid Al Mukhlisin, Kota Sibolga, Sumatera Utara bikin heboh. Polisi mengakui sedang ada penangkapan terduga teroris.
-
Tak lama setelahnya sebuah becak dengan cat depan berwarna merah, terlihat membawa seorang pemuda di dalam becak itu.
-
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan selain sang istri, terdapat dua anak terduga teroris pula di kediaman tersebut.
-
Oleh karena itu, aparat di lapangan sedang menunggu tim Laboratorium Forensik (Labfor) dan INAFIS untuk melakukan olah TKP.
-
Berikut Tribun Jabar rangkum lima fakta terkait ledakan bom di Sibolga yang dilakukan oleh terduga teroris, Upang dari berbagai sumber.
-
Menurut informasi yang diterima, ledakan terjadi di luar rumah tempat istri dan anak terduga teroris bertahan.
-
Ia mengatakan Kapolri justru mensupport agar personel bertahan sampai istri dan anak tersangka menyerahkan diri dengan selamat.
-
"Ya Allah apa ini," ujar seorang warga histeris yang suaranya terekam dalam video yang beredar.
-
Menurut informasi di lapangan, pemilik rumah tak mengakui bahan peledak itu miliknya dan mengaku tidak tahu menahu.
-
R Siregar menyatakan Upang sering belanja di kedai dia untuk membeli kebutuhan sehari-hari.
-
Ada sekitar 10 personel Brimob Sibolga dengan Laras panjang yang standby di lokasi seputaran Jalan Cendrawasih.
-
Tito Karnavian juga menegaskan bahwa kejadian di Sibolga tidak ada hubungannya dengan pemilihan umum.