TOPIK
Bayi Debora Meninggal
-
Investigasi Menkes tersebut sesuai dengan target Komisi IX DPR untuk segera diselesaikan dalam hitungan 2x24 jam sejak Senin (11/9/2017).
-
Polisi akan memintai keterangan saksi-saksi dari pihak Rumah Sakit Mitra Keluarga maupun kedua orang tua Debora
-
Mantan Wali Kota Blitar itu pun menyampaikan bahwa pengobatan dan penanganan terhadap pasien tidak harus dilakukan secara 'hitung-hitungan'.
-
Lebih dari itu, sebelum bayi Debora, ada nama-nama lain yang menjadi korban lantaran keadaan yang sama.
-
"Sampai sekarang ini saya belum menerima laporan lengkap kejadian seperti apa," katanya.
-
"Kebijakan rumah sakit diduga melanggar berbagai Peraturan-Perundang-Undangan," tegas Anggota Pansus UU BPJS 2010-2011 itu.
-
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto menceritakan kronologi kejadian meninggalnya Tiara Debora
-
Pihak keluarga membantah hal itu. Sebab, pada 15 Agustus 2017, Debora pernah melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah Cengkareng.
-
rumah sakit-rumah sakit juga diharapkan dapat memberikan pengecualian-pengecualian pada kasus-kasus tertentu.
-
Henny panik karena bayinya sesak napas, tanpa pikir panjang Henny langsung membangunkan suaminya.
-
Sahabat Henny yang mendampinginya saat itu menyampaikan kekesalannya kepada sang suster.
-
Berdasarkan pemeriksaan, bayi pasangan Rudianto Simanjorang dan Henny Silalahi itu diterima pihak rumah sakit dalam kondisi napas berat.
-
"Sebenarnya bayi saya sudah seminggu pilek terus, terus tiga hari sebelum meninggal, batuk-batuk," kata Henny, Sabtu (9/9/2017).
-
Ia memegangi pakaian Debora dan menceritakan kepiluannya yang mendalam.