Rabu, 20 Mei 2026

Puting Beliung di Tasikmalaya

Puting Beliung di Tasikmalaya Terjang Dua Desa, Sejumlah Warga Sementara Mengungsi

Angin puting beliung menerjang Kabupaten Tasikmalaya akibat cuaca ekstrem, Jumat (16/1/2026).

Tayang:
Istimewa
RATA - Satu unit rumah milik warga di Kampung Cikareo, Desa Bantarkalong, Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya rata dengan tanah usai tertiup angin kencang pada Jumat (16/1/2026). Dalam peristwa ini, puting beliung hantam dua desa. 

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Angin puting beliung menerjang Kabupaten Tasikmalaya akibat cuaca ekstrem, Jumat (16/1/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, puting beliung menerjang dua desa yaitu Desa Taruna Jaya dan Bantarkalong.

Kejadian pertama di Desa Taruna Jaya Kecamatan Sukaraja. Tercatat enam rumah rusak akibat puting beliung. Bahkan kubah masjid ikut tersapu angin saat hujan deras tadi sore.

Sedangkan kejadian kedua di Kampung Cikareo, Desa Bantarkalong, Kecamatan Cipatujah. Satu rumah rata dengan tanah akibat tertiup angin kencang.

Namun, tidak ada korban jiwa dan hanya kerugian materil.

Baca juga: Puting Beliung Terjang Desa Taruna Jaya Tasikmalaya, Kubah Masjid Tersapu Angin dan 6 Rumah Rusak

Kabid Darlog BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Cahyono Rahmat, menjelaskan pihaknya menerima laporan kejadian akibat cuaca ekstrem di dua kecamatan yang berbeda.

Kedua wilayah ini sama-sama diterjang angin kencang dan sejumlah rumah rusak tertimpa pohon roboh dan atap tertiup angin.

"Kejadian tadi sore karena cuaca Ekstrim terjadi di Kecamatan Sukaraja dan Cipatujah. Tapi sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa, hanya kerusakan rumah," ucap mantap Sekretaris Kecamatan Padakembang dikonfirmasi TribunPriangan.com,

Akibat persistiwa ini, beberapa warga harus mengungsi ke rumah ke tetangga untuk sementara waktu sambil menunggu perbaikan.

Selain kejadian di Sukaraja, ada satu rumah milik warga Cipatujah rata dengan tanah usai tertiup angin kencang tadi sore.

"Satu Unit bangunan panggung milik Ibu Kominah rusak berat hingga rata dengan tanah terkena angin kencang," ungkapnya. (*)

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved