Pabrik Gantungan Baju di Tasikmalaya Terbakar, Penyebab Masih DIselidiki
Pabrik gantungan baju di Kampung Kebon kalapa RT 03/17, Tamansari, Kota Tasikmalaya, terbakar.
Penulis: Jaenal Abidin | Editor: Kemal Setia Permana
Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Pabrik pembuatan gantungan baju di Kampung Kebon kalapa RT 03/17, Kelurahan Mulyasari, Tamansari, Kota Tasikmalaya, terbakar pada Minggu (10/5/2026) malam.
Kebakaran terjadi sekira pukul 18.00 WIB yang awalnya warga sempat melihat kepulan asap di sebuah pabrik pembuatan gantungan baju berbahan kayu.
Sontak warga pun langsung melaporkan kejadian ini untuk segera ada penanganan. Namun, api cepat merambat ke area lain karena banyak bahan yang mudah terbakar.
"Yang terbakar ini dari open untuk pembuatan gantungan pakaian yang terbuat dari kayu, dan kita menerima laporan jam 19.00 malam," ungkap Komandan Regu (Danru) Damkar Kota Tasikmalaya Supriatna dikonfirmasi TribunPriangan.com,
Supriatna melihat api cepat merambat ke area lain karena memang kebanyakan bahan yang mudah terbakar.
Baca juga: Bobotoh Membludak Rayakan Kemenangan Persib Atas Persija, Jupe Sempat Bingung Pulang
"Kebetulan disini itu banyak bahan bakar yang mudah terbakar dari lem sama tumpukan barang yang sudah mau langsung dikemas," jelasnya.
Bahkan saat petugas datang kelokasi, api terus berkobar di semua area. Bahkan tim langsung melakukan proses pemadaman.
"Alhamdulillah untuk proses pemadaman sampai sudah beres, dan kita sedang pendinginan dulu. Dalam kebakaran tidak ada korban jiwa," ungkap Supriatna.
Dirinya pun belum bisa menjawab penyebab kebakaran yang terjadi di pabrik pembuatan gantungan baju.
"Dugaan awal api itu belum tahu karena warga melihat api sudah besar. Entah dari open atau dari korsleting listrik. Karena, lokasi kejadian juga banyak mesin seperti dinamo, kompresor dan semuanya ikut terbakar," katanya.(*)
| Lautan Bobotoh Kepung STMIK Tasikmalaya, Ribuan Viking Membiru Nobar Persija vs Persib |
|
|---|
| Diky Candra Jadi Wali Kota Tasikmalaya, Hari Kedua Hadiri Even Lari QRIS UTHM |
|
|---|
| Kasus Penyiraman Air Keras di Tasikmalaya, Biaya Pengobatan 4 Korban Capai Puluhan Juta Rupiah |
|
|---|
| Momen Dedi Mulyadi Bikin Bocah di Tasikmalaya 'Nangis Kejer', Ancam ke Rumah jika Masih Malas Nulis |
|
|---|
| Hari Kedua Diky Candra Jadi Wali Kota Tasikmalaya, Kawal Monumen Koperasi Jadi Cagar Budaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kebakaran-pabrik-gantungan-baju-di-Tasik.jpg)