Persib Bandung
Persib Sudah Prediksi Kasus Daisuke Sato Bakal Muncul, Adhitia: Tidak Mengkhawatirkan
Pihak Persib Bandung sudah mengantisipasi kasus Daisuke Sato bakal muncul dan tidak merasa khawatir.
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Kemal Setia Permana
Laporan Wartawan Persib Bandung, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Munculnya informasi larangan transfer pemain baru, transfer ban bagi Persib dari FIFA, bukan hal yang mengejutkan bagi management Persib Bandung.
Deputy CEO Persib Bandung, Adhitia Putra Herawan, mengaku sebenarnya untuk kasus Sato, pihaknya udah aware memang kasusnya terjadi tahun 2023.
"Waktu itu masih ceritanya kan Luis Milla ya, pelatihnya dan Sato tuh diganti di pertengahan musim 2023/2024 ketika Bojan masuk. Secara efektivitas juga kita bersyukurlah karena kan pergantian itu juga cukup berhasil, akhirnya kita juara di musim 2023/2024 kan, itu yang poin pertama," ujar Adhitia, saat dihubungi, Minggu (31/5/2026).
Adhitia mengatakan kasus ini terjadi di tahun 2023/2024 dan ketika kasus ini terjadi, itu pihaknya sudah memberi tanggapan.
Baca juga: Jadwal Persib di ACL Two, Kembali Diuntungkan Lawan Manila Digger karena Faktor Ini
Tahun lalu, kata dia, Persib mengajukan ke (CAS) Court Of Abritation Of Sport.
Adhitia menjelaskan ketika seseorang pemain keluar dari sebuah klub sisa kontraknya 2 tahun lagi, kemudian bermain di klub atau perusahaan lain, jika gajinya lebih besar dari Persib sudah selesai.
"Tapi kalau gajinya lebih kecil, nah gaji lebih kecilnya ini kita mesti cek berapa selisihnya, makanya butuh waktu panjang, sekitar beberapa bulan," kata Adhitia.
Adhitia mengaku dapat info Daisuke Sato di klub barunya gajinya jauh lebih kecil, sehingga pihaknya banding ke FIFA karena tak mungkin gajinya sebsar itu di Filipina.
Baca juga: Bojan Hodak Ikuti Akun IG Pemain Timnas kroasia, Sinyal Bakal Ditarik ke Persib?
Dengan kata lain Persib menggaji Sato terlalu besar alias kemahalan.
"Akhirnya waktu itu berjalan berbulan-bulan, CAS itu ngecek dulu bener enggak gajinya segini, apakah ada per-diem, ada pesangon, segala macam. Pokoknya dicek semuanya, akhirnya baru keluarlah di 2 bulan yang lalu, ternyata kita dapat pengurangan. Seingat saya tuh sebelumnya Rp3,03 (miliar). Nah, setelah ke CAS itu turun jadi Rp 2,7 (miliar)," kata dia.
Jadi kata Adhitia, memang ini proses berjalan yang memang dilaluinya, bukan sesuatu yang mengagetkannya.
"Wah ada kasus, enggak, kita udah tahu gitu. Memang jatuh temponya itu di kemarin, tapi kita juga enggak terlalu worry, kita pasti selesaikan gitu. Cuma kan kita juga butuh tahu numbers-nya berapa detailnya lah. Nah, pas udah clear berapa, pasti kita akan selesaikan sesegera mungkin lah gitu," tuturnya. (*)
| Gambaran Jadwal dan Regulasi Musim 2026/2027, Mundur Sebulan, Tak Lagi Wajibkan U-23 Jadi Starter |
|
|---|
| Transfer Ban FIFA untuk Persib Bandung karena Kasus pada 2023, Adhitia Jelaskan Duduk Perkaranya |
|
|---|
| Persib Bakal Jalani Musim Tersibuk dalam Sejarah Klub, Ikut di 5 Kompetisi Sekaligus |
|
|---|
| Persib Bandung Siap Jalani Musim Tersibuk Sepanjang Sejarah Klub: Empat Kompetisi di Musim Depan |
|
|---|
| Daisuke Sato Buka Suara Soal Sanksi Transfer Ban FIFA yang Menjerat Persib Bandung Akibat Sengketa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ceo-persib-adhitia-putra-herawan-baju-putih.jpg)