Persib Bandung
Laga Penentu Juara Kontra Persijap di GBLA, Persib Ingatkan Bobotoh Soal Flare dan Piroteknik
Laga penentu pekan ke-34 Super League antara Persib melawan Persijap Jepara di GBLA bersiap melangsungkan rangkaian seremoni juara.
Ringkasan Berita:
- Laga penentu pekan ke-34 Super League antara Persib melawan Persijap Jepara di GBLA bersiap melangsungkan rangkaian seremoni juara jika tuan rumah menang.
- Manajemen telah menyiapkan dua skema prosesi pengangkatan trofi, yakni di area VIP bawah dan di tengah lapangan bersama suporter.
- Bobotoh pun diimbau keras menjaga ketertiban serta tidak menyalakan piroteknik demi kelancaran acara.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pertandingan pamungkas pekan ke-34 Super League musim 2025/2026 antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) diprediksi bakal menjadi tonggak sejarah bagi Maung Bandung dan para pendukung setianya, Bobotoh.
Jika Pangeran Biru sukses mengamankan poin penuh sekaligus mengunci takhta tertinggi, partai ini bakal langsung disambung dengan prosesi Awarding Ceremony atau ritual penyerahan piala kampiun.
Agenda sakral tersebut bakal meliputi pembagian penghargaan individu, penyerahan medali, hingga puncaknya yaitu pengangkatan trofi utama.
Pihak panitia telah merancang dua skema prosesi selebrasi agar momen monumental ini bisa disaksikan dan dirasakan dengan maksimal oleh seluruh elemen.
Agenda pertama bakal dilaksanakan di area VIP bawah (Prize Presentation Area) khusus untuk jajaran tamu VVIP, regulator kompetisi, mitra sponsor, serta perangkat seremonial medali.
Setelah tahapan tersebut rampung, armada Maung Bandung akan bergeser menuju panggung utama di lingkar tengah lapangan demi menggelar seremoni angkat piala dan merayakan kemenangan bersama seluruh Bobotoh di tribun.
Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, menyerukan kepada seluruh suporter untuk secara kolektif mengawal atmosfer pertandingan tetap aman, rapi, dan kondusif sejak sepak mula hingga seluruh rangkaian seremoni berakhir.
"Kami memahami antusiasme dan harapan besar Bobotoh menjelang pertandingan pekan terakhir ini. Apabila Persib berhasil meraih hasil terbaik dan memastikan gelar juara, tentu itu akan menjadi momen spesial yang ingin dirasakan bersama oleh seluruh keluarga besar Persib," ujar Adhi.
Karena itu, pihaknya mengajak seluruh Bobotoh untuk menjaga kondusivitas dan menikmati setiap proses seremoni dengan tertib. Akan ada dua prosesi pengangkatan piala yang disiapkan agar momen bersejarah tersebut dapat dinikmati oleh seluruh pihak, termasuk Bobotoh yang hadir langsung di stadion.
"Kami mengimbau agar Bobotoh tidak menyalakan flare, petasan, maupun benda piroteknik lainnya, khususnya saat seremoni pengangkatan piala berlangsung. Imbauan ini bukan untuk mengurangi euforia atau kebahagiaan dalam merayakan, tetapi agar seluruh perhatian tetap tertuju pada tim, trofi, dan momen bersejarah yang sedang dirayakan bersama," tuturmya.
Perlu dipahami juga bahwa apabila terjadi penyalaan flare, petasan, atau kondisi lain yang berpotensi mengganggu keamanan, visibilitas, maupun kelancaran acara, maka rangkaian seremoni akan menyesuaikan situasi di lapangan dan baru dapat dilanjutkan kembali setelah kondisi stadion dinyatakan aman serta kondusif.
"Kami percaya Bobotoh memahami arti penting momen ini. Jika waktunya tiba, mari rayakan dengan bangga dan tunjukkan bahwa Bobotoh mampu menjadi bagian dari sejarah dengan cara yang tertib, dewasa, dan membanggakan," katanya.
Bagi manajemen Persib, bentuk sokongan paling tinggi tidak melulu soal luapan kegembiraan dan riuh yel-yel, melainkan kesadaran bersama dalam merawat kenyamanan publik di momen-momen krusial klub.
Keberhasilan merengkuh gelar juara nantinya membuat ritual angkat piala bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan representasi dari perjuangan berdarah-darah, konsistensi, serta kebanggaan kolektif yang dipahat oleh skuad, tim pelatih, ofisial, hingga jutaan pendukung.
Oleh sebab itu, manajemen mengajak seluruh basis masa loyalis untuk bahu-membahu merawat situasi tetap kondusif supaya seluruh susunan acara bergulir mulus, sehingga Bobotoh dapat meresapi momen historis ini secara paripurna.
Saat detik-detik krusial itu tiba, selebrasi harus dilakukan dengan penuh rasa bangga lewat sikap yang tertib dan penuh rasa hormat. Sebab, meski piala diserahkan secara fisik kepada tim, catatan sejarah emas ini akan abadi menjadi milik seluruh keluarga besar Persib.
| Persib Bandung Bakal Ketiban Untung dari Frans Putros di Piala Dunia 2026, Bobotoh Bisa Dukung Irak |
|
|---|
| 2 Senjata Manila Digger yang Wajib Diwaspadai Persib Bandung di Playoff ACL 2, Bisa Bikin Tekor |
|
|---|
| Gosip Transfer Persib Bandung: Kode-kode Datangkan Penyerang Asing Grade A, Bisa Bebas Transfer |
|
|---|
| Persib Sudah Prediksi Kasus Daisuke Sato Bakal Muncul, Adhitia: Tidak Mengkhawatirkan |
|
|---|
| Gambaran Jadwal dan Regulasi Musim 2026/2027, Mundur Sebulan, Tak Lagi Wajibkan U-23 Jadi Starter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Bobotoh-merayakan-kemenangan-di-The-Park-Jabar-usai.jpg)