Jumat, 5 Juni 2026

Super League 2025

DAFTAR NOMINASI Pemain Terbaik: Teja dan Mike Hauptmeijer Tak Masuk, Netizen Pertanyakan Igor

Kiper Persib, Teja Paku Alam dan kiper Bali United, Mike Hauptmeijer, sama-sama tidak masuk nominasi pemain terbaik.

Tayang:
Dok. Persib
CLUB 100 - Teja Paku Alam masuk ke dalam daftar pemain Persib yang mencatatkan 100 pertandingan di kompetisi tertinggi Indonesia. Penjaga gawang asal Padang itu menjadi pemain ke-16 dalam daftar "Club 100" Persib sejak era Liga Super Indonesia. 

TRIBUNJABAR.ID - Pihak iLeague selaku penyelenggara kompetisi Super League telah merumuskan nama-nama calon pelatih dan pemain terbaik Super League 2025/2026.

Dari seluruh nama, Persib menyumbang tiga nama masuk nominasi terbaik yaitu Bojan Hodak, Beckham Putra, dan Federico Barba.

Sementara ada tiga kiper yang masuk nominasi, yakni Nadeo Argawinata (Borneo FC), Igor Rodriguez (Persita Tangerang), dan Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta).

Kiper Persib, Teja Paku Alam, tidak masuk nominasi meski ia mencatat clean sheet terbanyak yaitu 17 kali hingga pekan 33.

Nominasi ini pun lantas menjadi sorotan, lantaran ada dua kiper dengan catatan apik, yang justru tak masuk nominasi.

Seperti Teja Paku Alam yang torehkan 17 cleansheet atau nirbobol (terbanyak).

Baca juga: BREAKING NEWS: Persib Jalani Sesi Latihan Terakhir Musim Ini

Kemudian, Mike Hauptmeijer (Bali United), kiper dengan save (penyelamatan) terbanyak kedua (128 save) setelah Nadeo Argawinata (130 save).

Netizen pun menanyakan kriteria pemilihan pemain nominasi terbaik, lantaran statistik Igor Rodriguez (103 save) jauh di bawah Mike Hauptmeijer.

Komentar-komentar ini tampak dalam unggahan Instagram seputar sepak bola, @bolalapak, Rabu (20/5/2026).

Kiper Persib, Teja Paku Alam dan kiper Bali United, Mike Hauptmeijer
TAK MASUK NOMINASI - Kiper Persib, Teja Paku Alam dan kiper Bali United, Mike Hauptmeijer. Keduanya sama-sama tidak masuk nominasi pemain terbaik. (Tribun Jabar/kolase)

"Emang klo buat kiper terbaik nadeo sih. Tapi setidaknya teja harusnya layak masuk nominasi," tulis @_dhoooooooo_.

"Kalo teja okelah gak masuk gpp karena beknya bagus bisa clean sheet banyak, tapi kalo nilainya bukan berdasarkan cs banyak tapi kenapa kiper Bali juga GK masuk , la terus yg dinilai apanya?," ujar @andriwiratmoko.

"Suka bingung milihnya berdasarkan apa? Ada yg tahu mungkin?," ujar @gempursam.

"Kok bisa igor masuk seharus mike," kata @praba.hr.

"Lebih ke mike sih drpd igor," ujar @slidingtacklewarriors.

"nadeo ok. cahya. well, bisa diterima. tapi igor bisa masuk pake data statistik yg mana," ujar @tzuhailee.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved