Minggu, 19 April 2026

Pesib Bandung

Terima Undangan Dubes Prancis, Persib Jadi Contoh Kolaboratif Positif Sepakbola Internasional

Babak baru sepakbola nasional kembali terjadi yang mempertemukan dua perwakilan negara, Indonesia dan Prancis.

Istimewa/persib.co.id
SERAHKAN JERSEY - Chief Executive Officer PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn T Sugita (tengah), menyerahkan jersey Persib Bandung musim 2-25/2026 kepada Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN, Fabien Penone (kanan), di Jakarta Pusat, Selasa, 24 Maret 2026. Persib jadi contoh positif kerjasama internasional, khususnya sepakbola Indonesia dengan Prancis. 

TRIBUNJABAR.ID - Babak baru sepakbola nasional kembali terjadi yang mempertemukan dua perwakilan negara, Indonesia dan Prancis.

Babak baru ini dilakukan klub elit Liga Indonesia, Persib, yang terus melangkah di panggung internasional melalui pendekatan diplomasi olahraga.

Dalam suasana Idulfitri 1447 Hijriah, klub kebanggaan Bandung dan Jawa Barat ini mendapat undangan untuk bersilaturahmi dengan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN, Fabien Penone, di Jakarta Pusat, Selasa, 24 Maret 2026.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Persib dalam membangun jejaring global.

Persib membuktikan diri sebagai tim yang tak hanya fokus di lapangan, namun juga aktif membuka ruang kolaborasi lintas negara melalui pendekatan budaya, komunitas, dan pengembangan industri olahraga.

Kehadiran Persib dalam forum diplomatik ini menegaskan peran sepakbola sebagai jembatan yang menghubungkan berbagai pihak.

Di tengah dinamika global, klub melihat peluang untuk memperluas eksposur internasional sekaligus mendorong potensi kerja sama yang lebih konkret, mulai dari pengembangan pemain, pertukaran pengetahuan sepak bola, hingga kolaborasi lintas industri.

Baca juga: Umuh Mengaku Lebih Degdegan Musim Ini, Alasannya Sama dengan yang Dirasakan Bobotoh

Dalam kesempatan tersebut, Chief Executive Officer PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn T Sugita, hadir bersama pelatih Bojan Hodak serta dua pemain asal Prancis, Layvin Kurzawa dan Andrew Jung.

Turut hadir pula Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang semakin memperkuat makna pertemuan ini sebagai representasi kolaborasi antara klub, pemerintah, dan komunitas internasional.

Dalam sambutannya, Glenn menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Kedutaan Besar Prancis, sekaligus menegaskan bahwa hubungan yang telah terjalin dalam beberapa tahun terakhir kini mulai menunjukkan wujud nyata.

"Terima kasih kepada Fabien Penone dan pemerintah Prancis atas kesempatan ini. Beberapa tahun lalu kami telah berdiskusi mengenai potensi kerja sama di bidang sepak bola, dan hari ini kami melihat langkah nyata melalui kehadiran dua pemain asal Prancis di Persib. Kami berharap ini menjadi awal dari kolaborasi jangka panjang yang saling menguatkan," ujar Glenn dilansir dari laman resmi klub.

Dalam momen pertemuan ini, sebagai simbol persahabatan, Persib menyerahkan jersey resmi Super League 2025/26 kepada Penone, lengkap dengan nama, nomor punggung, dan tanda tangan pemain.

Jersey tersebut bukan sekadar simbolis, tetapi juga merepresentasikan identitas, sejarah, serta kebanggaan masyarakat Bandung dan Jawa Barat yang kini semakin dikenal di tingkat internasional.

Pelatih Bojan Hodak menilai momen ini sebagai fondasi penting dalam membangun hubungan yang lebih luas di masa depan.

"Ini adalah hubungan pertemanan yang sangat baik. Dari pertemanan seperti inilah sering lahir peluang kerja sama yang lebih besar. Kehadiran pemain-pemain asal Prancis di Persib juga bisa menjadi jembatan yang menarik bagi kedua belah pihak," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved