Jumat, 24 April 2026

Persib Bandung

Cerita Sergio Castel di Persib: Adaptasi, Cedera, dan Keyakinan Juara yang Terus Dijaga

Sergio Castel membagikan pengalamannya bersama Persib, termasuk proses adaptasi dan cedera yang sempat menghambat penampilannya.

Instagram @Persib
Pemain anyar Persib Bandung Sergio Castel dalam sesi foto di sela penandatanganan kontrak. 

Ringkasan Berita:
  • Sergio Castel membagikan pengalamannya bersama Persib, termasuk proses adaptasi dan cedera yang sempat menghambat penampilannya. 
  • Ia tetap optimistis timnya mampu mempertahankan posisi puncak klasemen di tengah persaingan ketat dengan Borneo FC dan Persija. 
  • Castel juga menegaskan tekadnya untuk berkontribusi maksimal demi membawa Persib meraih gelar juara musim ini.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penyerang asal Spanyol, Sergio Castel, membagikan pengalamannya setelah resmi memperkuat Persib, termasuk pandangannya terhadap persaingan perebutan gelar Super League musim 2025/2026.

Pemain berusia 31 tahun tersebut mulai menjadi bagian dari skuad Persib sejak Februari 2026.

Sebelum merapat ke Bandung, Castel sempat berkarier bersama Apollon Limassol di Siprus.

Dalam rekam jejaknya, ia juga pernah memperkuat Malaga CD yang tampil di kompetisi kasta kedua Liga Spanyol (LaLiga2) pada musim 2024/2025.

Sejauh ini, kontribusinya di kompetisi domestik masih terbatas, karena ia baru tampil dalam dua laga bersama Persib di ajang Super League.

Selain itu, ia juga sudah dua kali turun memperkuat tim dalam ajang AFC Champions League Two musim 2025/2026.

JALANI PEMERIKSAAN - Penyerang Persib Bandung, Sergio Castel menjalani pemeriksaan tulang rusuk setelah insiden berbenturan dengan pemain Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (2/3/2026).
JALANI PEMERIKSAAN - Penyerang Persib Bandung, Sergio Castel menjalani pemeriksaan tulang rusuk setelah insiden berbenturan dengan pemain Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (2/3/2026). (Dok. Persib)

Perjalanan awalnya sempat terganggu cedera pada bagian rusuk yang dialaminya ketika menghadapi Persebaya pada 2 Maret lalu.

Kondisi tersebut memaksanya untuk menepi sementara waktu demi menjalani pemulihan, sehingga ia tidak bisa tampil saat Persib berhadapan dengan Persik dan Borneo FC.

Castel pun mengakui bahwa performanya sejauh ini belum sesuai harapan, sehingga ia berkomitmen untuk terus meningkatkan kontribusi sekaligus beradaptasi dengan lingkungan barunya.

"Sekarang saya fokus berlatih keras agar bisa cepat beradaptasi dengan cuaca, dengan tim, dan dengan taktik pelatih," kata Castel, dilansir Bolasport.com, Jumat (20/3/2026).

Di tengah proses adaptasi tersebut, ia juga tetap mencermati persaingan di papan atas klasemen Super League.

 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
35
Persib
25
18
4
3
43
14
29
58
2
35
Borneo FC
25
17
3
5
48
25
23
54
3
35
Persija Jakarta
25
16
4
5
45
22
23
52
4
35
Malut United
25
13
6
6
51
32
19
45
5
35
Persita
25
12
5
8
35
24
11
41
6
35
Bhayangkara FC
25
12
5
8
32
27
5
41
7
35
Persebaya
25
10
9
6
37
30
7
39
8
35
PSIM
25
9
11
5
35
32
3
38
9
35
Dewa United
25
10
4
11
30
31
-1
34
10
35
Bali United
25
8
9
8
35
37
-2
33
11
35
Arema FC
25
8
7
10
36
36
0
31
12
35
Persik
25
8
5
12
32
45
-13
29
13
35
PSM Makasar
25
5
9
11
29
34
-5
24
14
35
Persijap
25
5
6
14
22
41
-19
21
15
35
Persis
25
4
8
13
28
44
-16
20
16
35
Madura United
25
4
8
13
24
42
-18
20
17
35
Semen Padang
25
5
5
15
21
41
-20
20
18
35
PSBS Biak
25
4
6
15
27
53
-26
18

Persib sendiri saat ini bersaing ketat dengan Borneo FC serta Persija Jakarta dalam perebutan posisi puncak.

"Saya belum tahu banyak tentang Persija atau tim lain di liga. Tapi kami ada di posisi pertama," kata Sergio Castel.

"Saya percaya kami adalah tim terbaik. Kami harus fokus dan memenangkan setiap pertandingan," ujarnya.

Saat ini, Persib masih memimpin klasemen sementara dengan koleksi 58 poin.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved