Persib Bandung
Viking 'Istirahatkan' Slogan Satu Hati, Tokoh Bonek: Kami Tak Akan Mengemis Persaudaraan
Hubungan Viking dan Bonek retak pasca laga di GBT. Tokoh Bonek Ferry Choirudin tegaskan tak akan mengemis persaudaraan.
Ringkasan Berita:
- Pernyataan Sikap Viking: Viking Persib Club resmi mengistirahatkan slogan "Viking Bonek Satu Hati".
- Harga Diri Bonek: Tokoh Bonek Ferry Choirudin menyatakan tidak masalah dengan sikap Viking dan menegaskan Bonek tidak akan "mengemis" persaudaraan.
- Respon Umuh Muchtar: Manajemen Persib terkejut dengan kabar renggangnya hubungan dan berharap situasi segera pulih.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hubungan legendaris antara Bonek (Persebaya) dan Viking (Persib) kini berada di titik persimpangan.
Menyusul keputusan resmi Viking Persib Club (VPC) untuk mengistirahatkan slogan "Viking Bonek Satu Hati".
Kelompok suporter di Surabaya memberikan respons dingin dan tegas setelah pernyataan Viking tersebut.
Keputusan Viking ini merupakan buntut dari dugaan intimidasi dan kekerasan yang dialami Bobotoh saat bertandang ke Stadion GBT dalam laga Persebaya vs Persib, Minggu (2/3/2026) lalu.
Seorang bobotoh bahkan sampai terluka di kepala
Ferry SKJ27: Bonek Punya Harga Diri
Baca juga: VPC Keluarkan Official Statement, Resmi Jaga Jarak dan Istirahatkan Slogan "Viking Bonek Satu Hati"
Salah satu pendiri Bonek SKJ27, Ferry Choirudin, menyatakan tidak mempermasalahkan sikap resmi yang diambil official Viking.
Terlebih, persaudaraan tidak bisa dipaksakan jika salah satu pihak sudah merasa tidak nyaman dan memilih menjaga jarak.
Ferry menegaskan bahwa Bonek tidak sepantasnya "mengemis" untuk mempertahankan status persaudaraan yang belakangan ini memang sering memanas di media sosial.
"Kalau saya tidak masalah (dengan pernyataan Viking). Selama beberapa tahun belakangan memang sudah saling menghujat di sosmed," ujar Ferry, Kamis (5/3/2026).
Ia meyakini keputusan Viking sudah dipikirkan matang, termasuk segala dampak yang akan muncul di masa depan.
Umuh Muchtar Kaget Hubungan Renggang
Kabar keretakan ini juga mengejutkan Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar.
Saat ditemui di Cirebon, pria yang akrab disapa Pak Haji ini mengaku baru mengetahui kabar renggangnya hubungan Bandung dan Surabaya.
"Saya kaget kemarin Surabaya dengan Bandung katanya agak renggang. Padahal selama ini kita sudah menyatu, sudah dianggap keluarga. Mudah-mudahan masalahnya tidak berkepanjangan," kata Umuh.
Antara Kenangan dan Realitas Baru
Meski Ferry bersikap keras, tokoh Bonek lainnya, Mustaqim, masih berharap persaudaraan tetap terjaga.
Pendiri Solidaritas Bonek Sayang Disabilitas ini mengenang sejarah panjang di mana Bandung menjadi saksi kembalinya Persebaya ke PSSI pada 2017.
| Cara Persib Menang dari Arema FC menurut Sujana: Variasi Serangan, Sabar dan Pertahanan Disiplin |
|
|---|
| Singo Edan Sedang On Fire, Bobotoh Geulis Mega Rully Amelia Ingatkan Persib Waspada |
|
|---|
| Jelang Persib vs Arema: Aremania Dilarang ke GBLA! Farhan Perketat Gerbang Kota, Siapkan Pengamanan |
|
|---|
| Persib Bandung Harus Cari Jalan Sendiri, Klok Tegaskan Bisa Jadi Ujian Kualitas |
|
|---|
| Kapten Persib Marc Klok: Lawan Arema FC Bukan Tekanan, Tapi Tantangan Untuk Jadi Juara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/persib-vs-persebaya-di-gbt-maret.jpg)