Sabtu, 11 April 2026

Persib Bandung

Bojan Hodak Ungkap Dampak Kehadiran Sergio Castel Terhadap Performa Lini Depan Persib

Kedatangan Sergio Castel di tengah musim memicu persaingan sehat di lini serang Persib dan berujung pada kemenangan telak 5-0 atas Madura United.

Kompas.com
Sergio Castel penyerang baru Persib Bandung yang belum memberi pembuktian pada laga keduanya bersama tim di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026 kontra Ratchaburi FC, Rabu (18/2/2026) di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). (KOMPAS.com/ADIL NURSALAM) 

Ringkasan Berita:
  • Kedatangan Sergio Castel di tengah musim memicu persaingan sehat di lini serang Persib dan berujung pada kemenangan telak 5-0 atas Madura United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. 
  • Tiga striker berbagi gol dan menandai pertama kalinya sejak awal Desember 2025 Persib mencetak lebih dari dua gol dalam satu laga Super League. 
  • Bojan Hodak juga menegaskan pentingnya kontribusi pemain pengganti sebagai bukti kedalaman skuad jelang laga tandang melawan Persebaya Surabaya.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Keputusan berani pelatih Bojan Hodak mendatangkan striker Spanyol Sergio Castel di tengah kompetisi Super League 2025-2026 kini mulai memperlihatkan dampaknya.

Rekrutmen tersebut bukan sekadar tambahan nama, melainkan memantik atmosfer persaingan sehat di sektor depan Persib Bandung.

Masuknya Castel membuat para penyerang lain terdorong untuk meningkatkan performa demi menjaga tempat di tim utama.

Intensitas dan determinasi di lini depan pun terlihat meningkat, seolah setiap pemain berlomba menunjukkan kualitas terbaiknya di setiap kesempatan.

Imbasnya terasa nyata saat Persib meladeni Madura United. Dalam pertandingan yang digelar Kamis (26/2/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Maung Bandung tampil trengginas dan menutup laga dengan kemenangan telak 5-0.

Sundulan Sergio Castel pada pertandingan Super League Persib Bandung vs Persita Tangerang yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, pada Minggu (22/2/2026) malam WIB.(KOMPAS.com/ADIL NURSALAM)
Sundulan Sergio Castel pada pertandingan Super League Persib Bandung vs Persita Tangerang yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, pada Minggu (22/2/2026) malam WIB.(KOMPAS.com/ADIL NURSALAM) (Kompas.com)

Gol demi gol lahir dari kolaborasi para ujung tombak. Uilliam Barros akhirnya memecah kebuntuan setelah sepuluh pertandingan tanpa gol.

Ramon Tanque tampil tajam lewat dua golnya. Andrew Jung pun turut mencatatkan namanya di papan skor, mempertegas bahwa produktivitas tim tak lagi bertumpu pada satu sosok saja.

Catatan tersebut menjadi momen spesial. Untuk pertama kalinya sejak awal Desember 2025, Persib mampu mencetak lebih dari dua gol dalam satu laga Super League.

“Ya bagus, kemenangan besar, penting juga para penyerang bisa mencetak gol. Setiap penyerang tentunya memerlukan kepercayaan diri,” papar Hodak dilansir kompas.com, Sabtu (28/2/2026).

“Ini bagus, kami membawa Sergio (Castel) dan membuat yang lainnya berada di bawah tekanan. Jadi semuanya bermain bagus, semua mencetak gol, ini bagus bagi kami,” tutur Hodak.

Kemenangan besar itu bukan hanya soal tiga poin. Hasil tersebut menjadi suntikan moral menjelang laga tandang sarat gengsi menghadapi Persebaya Surabaya. Pertemuan Persib kontra Persebaya dijadwalkan berlangsung Senin (2/3/2026) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Persib meraih kemenangan 5-0 atas Madura United di Gelora Bandung Lautan Api, Kamis 26 Februari 2026.
Persib meraih kemenangan 5-0 atas Madura United di Gelora Bandung Lautan Api, Kamis 26 Februari 2026. (Dok. Persib)

Pelatih asal Kroasia itu juga memberi perhatian khusus pada kontribusi para pemain pengganti. Ia menilai perubahan tempo permainan banyak dipengaruhi oleh mereka yang masuk dari bangku cadangan.

Beckham Putra, Adam Alis, dan Andrew Jung diturunkan pada kisaran menit ke-60. Setelah itu, Layvin Kurzawa dan Marc Klok menyusul masuk mempertebal dominasi permainan Persib.

“Saya juga mau sampaikan sesuatu, pada pertandingan sebelumnya, semua pergantian pemain, semua pemain yang masuk itu memberikan dampak yang besar,” nilai Hodak.

Situasi ini memperlihatkan bahwa kekuatan Maung Bandung tidak berhenti pada sebelas nama starter. Kedalaman skuad menjadi fondasi penting, karena para pemain cadangan pun dituntut siap memberikan kontribusi saat mendapat kepercayaan.

“Tentu ini penting, karena kami tidak bergantung kepada 11 pemain pertama saja. Kami harus punya 16 pemain yang siap bermain dan semuanya ingin benar-benar memberikan kontribusi,” papar Hodak.

“Ini membuat perbedaan karena kami mulai melakukan pergantian di menit 60 dan setelah itu kami mendominasi,” ulasnya.

Sumber: Kompas.com

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved