Selasa, 19 Mei 2026

Ramadhan 2026

Jadwal Buka Puasa Hari Ini 1 Ramadhan, Kamis 19 Februari 2026 di Bandung Raya

Inilah jadwal buka puasa pada hari ini, 1 Ramadhan 1447 H atau Kamis, 19 Februari 2026 di wilayah Bandung Raya.

Tayang:
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
tribunjabar.id / Muhamad Syarif Abdussalam
ILUSTRASI BUKA PUASA - Masjid Raya Al Jabbar di Kota Bandung dengan lantai basah sisa hujan dan latar belakang awan mendung. Ilustrasi jadwal buka puasa pada hari ini, 1 Ramadhan 1447 H atau Kamis, 19 Februari 2026 di wilayah Bandung Raya. 

Artinya: "Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah yang Tuhan Maha Pengasih."

Doa buka puasa kedua:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Dzahabazh zhama'u wabtallatil 'uruuqu wa tsabatal ajru insyaAllah

Artinya: "Telah hilang rasa haus, telah basah kerongkongan, dan telah diraih pahala insyaAllah."

Sunnah Berbuka Puasa

1. Mengawali berbuka

Mengawali atau menyegerakan berbuka ini sesuai dengan hadis Nabi, yaitu:

Sabda Nabi: "Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur." (Muttafaq Alaih)

Baca juga: 40 Ide Tema Ramadhan 2026 untuk Ceramah dan Kegiatan Sosial

2. Makan kurma dan minum air putih

Saat tiba waktu berbuka puasa, maka sebaiknya berbuka dengan memakan kurma dan minum air putih sebagai pembuka.

"Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam berbuka dengan kurma basah (ruthab), jika tidak ada ruthab maka berbuka dengan kurma kering (tamr), jika tidak ada tamr maka minum dengan satu tegukan air." (HR. Ahmad, Abu Dawud).

3. Makan secukupnya

Sunnah Nabi berikutnya adalah tidak berlebihan ketika berbuka sebagaimana kerap yang dicontohkan Nabi Muhammad soal makan dan berbuka puasa dengan cukup.

Dalam banyak riwayat, bahkan Nabi cuma makan tiga buah kurma.

"Tiada tempat terburuk yang dipenuhi isinya oleh manusia, kecuali perutnya. Karena sebenarnya cukup baginya beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Kalau pun ia ingin makan, hendaknya ia atur dengan cara sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga lagi untuk nafasnya." (HR Tirmidzi).

Baca artikel menarik Tribunjabar.id lainnya di Google News.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved