Persib Bandung
Analisis Laga Persib VS Ratchaburi, Peluang Belum Tertutup Tak Ada yang Mustahil
Pertandingan Persibvs Ratchaburi FC di ACL Two menjadi laga hidup mati bagi Pangeran Biru.
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Kemal Setia Permana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Pertandingan Persib Bandung menghadapi Ratchaburi FC di AFC Champions League Two, di Stadion GBLA, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026) menjadi laga penentu siapa yang akan lolos ke babak selanjutnya.
Berikut analisa dari legenda Persib, Asep Sumantri:
"Di laga penentu ini, bagi Persib memang cukup sulit, tapi tidak ada yang mustahil, bisa terkabul harapan tim Maung Bandung beserta para Bobotoh.
Memang terasa berat tapi kalau berjuang semaksimal mungkin untuk bisa bikin gol, cukup 4 saja itu bisa saja terjadi. Tapi jangan sampai kebobolan karena sebelumnya Persib kalah 3-0.
Masih ada harapan bagi Persib, belum tertutup semua peluang, masih bisa, meski kata penonton tak akan mungkin menang dengan selisih 4 gol. Ini belum terjadi, sehingga masih ada kemungkinan, mudah-mudahan itu terjadi.
Baca juga: Ratchaburi FC Waspadai Persib yang Bakal Ngamuk di GBLA, Warrowoot Sebut Tak Ubah Permainan
Melihat pertandingan di leg pertama, dengan kekuatan Persib yang sekarang ditambah hadirnya Beckham, peluang masih ada dan potensi membalikan keadaan itu juga masih ada.
Mau sebagus apapun Ratchaburi, tapi Persib harus bisa bermain lebih bagus. Jadi mudah-mudahan siapapun yang dimainkan dan strategi apapun yang diterapkan pelatih, bisa menimbulkan tren positif dengan skor 4-0.
Terdapat keuntungan bagi Persib yang main di kandang karena sudah biasa main dengan cuaca Bandung yang seperti ini, dan di Thailand itu panas, pengalaman saya main di sana panasnya jauh berbeda dengan di sini.
Mudah-mudahan Persib bisa tampil lebih bagus, dan Ratchaburi tak maksimal bermain di sini karena perbedaan cuaca.
Dengan bermain di kandang faktor yang mendukung kemenangan Persib itu, cukup banyak.
Selain cuaca, ada juga Bobotoh yang mendukung. Saat main di Thailand memang ada Bobotoh tapi tidak terlalu banyak, sekarang bermain di Stadion GBLA Bobotoh yang mendukung jauh lebih banyak.
Baca juga: Padati Masjid Raya Mujahidin, Warga Muhammadiyah Kota Bandung Salat Tarawih Perdana Malam Ini
Tak hanya itu, Persib yang kalah 0-3 di Thailand, para pemainnya pasti ada rasa marah, sakit hati karena kalah, sehingga terdapat nafsu ingin membalasnya. Maka itu akan jadi motivasi, tentu jadi motivasi lebih tinggi ingin membalasnya, apalagi disaksikan dan didukung langsung oleh Bobotoh.
Suntikan motivasi juga pasti diberikan oleh Pelatih, manager, yakin, semuanya baik pemain, pelatih, official, memiliki ambisi untuk memenangkan pertandingan dan lolos ke babak selanjutnya karena ini momen langka.
Berharap bisa mencetak lebih dari tiga gol dan lolos ke perempat final. Apapun itu, siapapun yang main, mudah-mudahan Persib tetap berada di tren positif, saat bermain di kandang dengan memenangkan pertandingan dan lolos ke babak selanjutnya". (*)
| Transfer Ban FIFA untuk Persib Bandung karena Kasus pada 2023, Adhitia Jelaskan Duduk Perkaranya |
|
|---|
| Persib Bakal Jalani Musim Tersibuk dalam Sejarah Klub, Ikut di 5 Kompetisi Sekaligus |
|
|---|
| Persib Bandung Siap Jalani Musim Tersibuk Sepanjang Sejarah Klub: Empat Kompetisi di Musim Depan |
|
|---|
| Daisuke Sato Buka Suara Soal Sanksi Transfer Ban FIFA yang Menjerat Persib Bandung Akibat Sengketa |
|
|---|
| Manajemen Persib Beri Garansi Rekrutmen Pemain Baru Tetap Normal di Tengah Penyelesaian Sanksi FIFA |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/STARTER-PERSIB-harus-mengakui-keunggulan-Ratch.jpg)