Rabu, 3 Juni 2026

Persib Bandung

Persib vs PSBS Biak di GBLA Dibayangi Cuaca Ekstrem, BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Petir

BMKG peringatkan potensi hujan lebat & angin kencang saat laga Persib vs PSBS Biak di GBLA besok (25/1). Bobotoh diimbau waspada.

Tayang:
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Ravianto
persib.co.id
DIBAYANGI CUACA EKSTREM - Stadion Gelora Bandung Lautan Api. BMKG peringatkan potensi hujan lebat & angin kencang saat laga Persib vs PSBS Biak di GBLA besok (25/1/2026). Bobotoh diimbau waspada banjir dan petir. Cek info lengkapnya! 

Ringkasan Berita:
  • Siaga GBLA: BMKG prediksi hujan lebat disertai petir di Bandung saat laga Persib vs PSBS Biak, Minggu (25/1/2026).
  • Efek La Niña: Pemicunya fenomena La Niña lemah dan suhu muka laut hangat.
  • Potensi Bencana: Warga diminta waspada banjir, longsor, dan angin kencang.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -  Bandung masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat pada Minggu, 25 Januari 2026. 

Kondisi cuaca ekstrem ini bertepatan dengan pertandingan Persib Bandung melawan PSBS Biak pada pekan ke-18 Super League Indonesia 2025/26 yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem, terutama potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, longsor, hingga angin kencang.

Kepala BMKG Stasiun Bandung, Teguh Rahayu, mengatakan berdasarkan pemantauan dan analisis dinamika atmosfer terkini, wilayah Jawa Barat, termasuk Bandung Raya, masih berada dalam periode peningkatan pembentukan awan hujan.

“Dalam sepekan ke depan, khususnya periode 23 hingga 29 Januari 2026, Jawa Barat diperkirakan mengalami peningkatan intensitas hujan."

"Masyarakat diharapkan tetap waspada dan mengambil langkah antisipatif agar aktivitas harian dapat berlangsung aman dan lancar,” ujar Ayu ketika dihubungi, Sabtu (24/1/2026).

Baca juga: Prediksi Starter Mengerikan Persib di ACL Two dan Super League Bersama Layvin Kurzawa

Ia menjelaskan, kondisi ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor dinamika atmosfer.

Pada skala global, indeks ENSO di wilayah NINO 3.4 terpantau berada pada fase negatif yang mengindikasikan terjadinya La Niña lemah, sehingga berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.

Sementara itu, pada skala regional, aktivitas gelombang Kelvin dan Low Frequency diprakirakan aktif di wilayah Pulau Jawa. 

PERSIB MENANG - Papan skor di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, saat Persib Bandung berhadapan dengan Persis Solo, Senin (27/10/2025) malam. Persib menang 2-0.
PERSIB MENANG - Papan skor di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, saat Persib Bandung berhadapan dengan Persis Solo, Senin (27/10/2025) malam. Persib menang 2-0. (TribunJabar.id/Giri)

Fenomena ini turut berkontribusi terhadap peningkatan aktivitas konvektif yang mendukung pertumbuhan awan hujan.

“Kondisi tersebut diperkuat oleh suhu muka laut yang relatif hangat di sekitar perairan Indonesia sebagai sumber suplai uap air, serta adanya belokan angin dan daerah konvergensi di wilayah Jawa Barat. Ditambah lagi dengan labilitas atmosfer yang berada pada kategori labil sedang hingga kuat,” jelas Ayu.

Dengan kombinasi dinamika atmosfer tersebut, BMKG memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sejumlah wilayah Jawa Barat. 

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kabupaten dan Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, serta daerah lainnya seperti Bogor, Bekasi, Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, hingga Pangandaran.

Di tengah kondisi cuaca tersebut, Persib Bandung tetap mematangkan persiapan jelang menghadapi PSBS Biak. 

Laga ini menjadi ujian penting bagi Maung Bandung untuk mempertahankan posisi puncak klasemen Super League Indonesia musim 2025/26. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved