Persib Bandung
Bojan Hodak Beber Alasan Pilih Uilliam Barros dan Marc Klok Jadi Eksekutor Penalti Persib Bandung
Kesempatan emas Persib Bandung mendapatkan dua penalti saat melawan PSIM Yogyakarta gagal berbuah gol.
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
TRIBUNJABAR.ID - Kesempatan emas Persib Bandung mendapatkan dua penalti saat melawan PSIM Yogyakarta gagal berbuah gol.
Persib Bandung melakoni pertandingan pekan ketiga Super League 2025/2026 melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (24/8/2025).
Dalam pertandingan tersebut, Persib Bandung hanya bisa berbagi poin bersama PSIM Yogyakarta dengan skor akhir 1-1.
Adapun, Persib Bandung sejatinya memiliki dua kesempatan emas penalti untuk bisa keluar sebagai pemenang laga.
Pada menit ke-71, wasit Axel Febrian Sinaga menunjuk titik putih karena Reva Adi menyentuh bola dengan tangannya di kotak penalti.
Kemudian, Uilliam Barros bertindak sebagai ekeskutor. tetapi, tendagannya melambung di atas mistar gawang.
Kesempatan penalti kedua datang saat Reva Adi menjatuhkan Frans Putros pada menit ke-90+17.
Kali ini, giliran Marc Klok yang bertindak sebagai algojo. Tetapi, tendangannya mampu dihalau oleh kaki penjaga gawang Cahya Supriyadi.

Baca juga: Persib Gagal Bawa 3 Poin dari PSIM, Tapi Kata Hodak Berhasil Kembalikan Satu Hal Penting Ini Lagi
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menjelaskan alasan kedua pemain tersebut menjadi eksekutor penalti.
"Saya hanya bisa katakan, Barros tidak pernah gagal penalti di latihan dalam dua bulan terakhir," kata Bojan Hodak, Minggu, dikutip dari Kompas.com.
"Dan Marc (Klok) musim lalu adalah algojo kami juga, jadi dalam dua tahun terakhir saya rasa dia juga tidak pernah gagal. Itu saja," jelas Hodak memberi alasan.
Lebih lanjut, Bojan Hodak juga menjelaskan terkait kondisi yang berbeda saat latihan dan pertandingan.
Apalagi, penalti terjadi di menit-menit krusial.
Menurut Bojan Hodak, suasana juga jadi tidak bersahabat, seperti yang dirasakan Marc Klok setelah fokusnya diganggu oleh beberapa pemain PSIM Yogyakarta.
"Masuk ke pertandingan itu berbeda. Ketika sudah mulai lelah, memasuki menit 90, suasana yang tidak bersahabat di sekitar pemain," tutur Bojan Hodak.
"Kadang dari sisi mental membuat penendang melakukan kesalahan," imbuh dia.
Setelah dua penendang penalti utama itu menemui kegagalan, Hodak akan melihat perkembangan situasinya ke depan.

"Kami akan coba dan semuanya itu tergantung situasinya soal penendang penalti, jadi kita lihat nanti," ujar pelatih asal Kroasia itu.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan penuh drama mewarnai laga pekan ketiga Super League 2025/2026 PSIM Yogyakarta dan Persib Bandung.
Pertandingan yang digelar di Stadion Sultan Agung Bantul ini berakhir imbang 1-1, diwarnai dua hadiah penalti yang gagal dimanfaatkan oleh skuad Pangeran Biru.
Setelah babak pertama berakhir dengan skor kacamata, tensi pertandingan langsung meningkat di babak kedua.

Baca juga: Persib Bandung vs PSIM Yogyakarta: Juara Liga 1 Gagal Menang Hadapi Tim Promosi, 2 Penalti Sia-sia
Pada menit ke-64, PSIM berhasil memecah kebuntuan. Wasit Axel Febrian Sinaga memberikan penalti kepada PSIM setelah bek Persib Bandung, Julio Cesar, dinilai melakukan pelanggaran terhadap Nermin Haljeta di kotak terlarang.
Ze Valente yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya, membuat PSIM unggul 1-0.
Pada menit ke-70, giliran Pangeran Biru yang mendapat hadiah penalti usai wasit meninjau VAR dan memutuskan bek PSIM, Reva Adi Utama, terlihat menyentuh bola dengan tangannya.
Sayangnya, eksekusi Uiliam Barros tidak berhasil menjadi gol.
Pertandingan memasuki masa kritis dengan tambahan waktu 10 menit.
Di saat PSIM tampak akan mengamankan tiga poin, Patricio Matricardi menjadi penyelamat bagi Persib Bandung.
Pada menit ke-90+5, sundulan keras Patricio Matricardi menyambut umpan silang Ramon Tanque berhasil membobol gawang Cahya Supriadi, mengubah skor menjadi 1-1.
Drama belum berakhir. Di menit-menit akhir babak tambahan, Persib Bandung kembali mendapat penalti kedua setelah Frans Putros dilanggar Reva Adi Utama di kotak penalti.
Namun, lagi-lagi keberuntungan tidak berpihak pada Maung Bandung. Eksekusi Marc Klok di menit ke-90+17 berhasil dibaca dengan baik dan ditepis oleh kiper Cahya Supriadi.
Tak lama setelah kegagalan penalti kedua tersebut, wasit meniup peluit panjang dengan skor imbang 1-1.
Baca berita Persib Bandung lainnya di Tribunjabar.id.
Persib Bandung
Bojan Hodak
PSIM Yogyakarta
Uilliam Barros
Marc Klok
Stadion Sultan Agung Bantul
Super League 2025/2026
Persib Sambut Thom Haye, Akun Tom Lembong Ikut Diserbu Bobotoh: "Benahi Birokrasi Lini Tengah, Pak!" |
![]() |
---|
Respons Ketua Umum Jakmania Diky Soemarno Soal Thom Haye Gabung Persib Bandung |
![]() |
---|
Erick Thohir Angkat Suara Usai Thom Haye Gabung Persib: Sentil Agen Nakal dan Kualitas Pemain Asing |
![]() |
---|
Terungkap Kode Keras, Nomor Punggung Spesial Ini Bakal Dipakai Thom Haye di Persib Bandung |
![]() |
---|
Persib Gaet Federico Barba dan Thom Haye, Zaenal Arief Soroti Keseriusan Manajemen dan Harapan Besar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.