Selasa, 12 Mei 2026

Persib Bandung

Persib Gagal Bawa 3 Poin dari PSIM, Tapi Kata Hodak Berhasil Kembalikan Satu Hal Penting Ini Lagi

Persib Bandung kembali gagal meraih kemenangan saat menghadapi tim promosi, PSIM Yogyakarta namun berhasil bawa karakter kembali.

Tayang: | Diperbarui:
Istimewa official Persib/Sutanto Nur Hadi
PENYELAMAT- Patricio Matricardi menjadi penyelamat kekalahan Persib Bandung saat menghadapi PSIM Yogyakarta, pada Super League Indonesia 2025/2026, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (24/8/2025). Laga berakhir dengan skor 1-1. 

TRIBUNJABAR.ID - Persib Bandung kembali gagal meraih kemenangan saat menghadapi tim promosi, PSIM Yogyakarta pada pekan ketiga Super League Indoensia, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (24/8/2025).

Pertandingan ini berakhir dengan skor 1-1 setelah Persib kebobolan terlebih dahulu.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengaku menyesal Persib gagal sapu poin penuh di depan mata setelah peluang emas di detik-detik terakhir pupus akibat penalti yang gagal dieksekusi sempurna oleh Marc Klok.

"Apa yang harus saya katakan ketika ada dua penalti gagal dalam satu pertandingan," ujar Bojan, setelah laga.

Menurut Bojan, lini pertahanan timnya, sudah bermain dengan baik.

"Kecuali penalti, menurut saya mereka (PSIM) tidak menciptakan peluang lainnya dan hanya ada satu tendangan dari luar kotak penalti. Artinya kami baik-baik saja," kata Bojan.

Baca juga: Patricio Matricardi jadi Pahlawan Persib Bandung, Golnya Selamatkan Maung dari Kekalahan Kedua

Persib Comeback Lagi

Bojan Hodak juga mengaku di laga itu timnya tidak cukup banyak memiliki peluang dan penyelesaian akhir belum berada di kondisi terbaik.

"Bagi saya, saya tidak ingat kapan ada dua penalti gagal di satu pertandingan," ujarnya soal dua penalti yang gagal dieksekusi sempurna.

Namun Bojan Hodak merasa senang karena Persib kembali memiliki karakter musim lalu yang sangat penting.

Yaitu karakter kemampuan membalikkan keadaan atau 'comeback' yang bisa membalikkan keadaan dari kekalahan menjadi seri bahkan nyaris berbalik unggul.  

"Tapi kami bisa comeback lagi, kami berjuang. Itu artinya kami mempunyai karakter sama seperti musim lalu. Tapi penyelesaian akhir masih belum cukup," ujar dia.

Baca juga: Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini Senin 25 Agustus 2025 di Seluruh Indonesia, Cek Pertamax

Soal kegagalan eksekusi penalti, Bojan menyebut bahwa suasana dan kondisi pertandingan sangat menentukan.

"Ketika sudah mulai lelah, memasuki menit 90, suasana yang tidak bersahabat di sekitar pemain, kadang dari sisi mental membuat penendang melakukan kesalahan," kata pelatih asal Kroasia ini.

Bojan mengungkapkan, hanya bisa mengatakan, Barros tidak pernah gagal penalti di latihan dalam dua bulan terakhir.

"Marc Klok musim lalu adalah algojo kami juga, jadi dalam dua tahun terakhir saya rasa dia juga tidak pernah gagal, itu saja. Kami akan coba dan semuanya itu, tergantung situasinya soal penendang penalti, jadi kita lihat nanti (untuk pergantian penendang penalti)," tuturnya. (*)

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved