Libur Natal, Penjualan Tahu Sumedang Meningkat 80 Persen Dibanding Hari Biasa

Perajin dan pedagang tahu Sumedang ketiban berkah momen libur Natal 2025 dan tahun baru 2026.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
Tribun Jabar/Kiki Andriana
SUASANA di Kedai Tahu Sumedang Haji Ateng yang berlokasi di kawasan Simpang Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Kamis (25/12/2025) sore. 

Laporan Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG – Perajin dan pedagang tahu Sumedang ketiban berkah momen libur Natal 2025 dan tahun baru 2026. Penjualan tahu di sejumlah sentra kuliner khas Sumedang meningkat signifikan, bahkan mencapai 80 persen dibandingkan hari biasa.

Satunya di antaranya dirasakan Kedai Tahu Sumedang Haji Ateng yang berlokasi di kawasan Simpang Pamulihan, Kabupaten Sumedang. Kedai yang berada sekitar 200 meter dari pertigaan tersebut tampak ramai diserbu pembeli.

“Kalau hari biasa penjualan masih normal, tapi sejak libur Natal ini meningkat tajam. Kenaikannya sekitar 80 persen,” ujar Mochamad Rizal, pengelola Kedai Tahu Haji Ateng, Kamis (25/12) sore. 

Ia menyebutkan, aktivitas produksi dan penjualan dimulai pukul 04.00 WIB hingga sekitar pukul 22.00 WIB. Meski jumlah pembeli melonjak, harga tahu tetap terjangkau, yakni Rp 1.000 per buah.

Baca juga: Tebing di Jalur Cadas Pangeran Sumedang Longsor

Lonjakan permintaan juga berdampak pada jumlah tenaga kerja. Pada hari biasa, kedai tersebut hanya mempekerjakan dua pegawai. Namun saat akhir pekan dan masa libur Natal, jumlah pegawai ditambah menjadi empat hingga enam orang untuk melayani pembeli.

“Enggak sampai keteteran, tapi super sibuk. Ramainya luar biasa,” katanya.

Selain tahu goreng, kedai ini juga menjajakan sejumlah makanan pendamping seperti telur asin, lontong, dan bacang. Bacang dijual Rp 10 ribu untuk tiga buah, telur asin Rp 6 ribu per butir, serta lontong Rp 5 ribu untuk empat potong.

Baca juga: Identitas Korban Tewas dan Terluka Dalam Kecelakaan Maut di Pamulihan Sumedang

Pembeli yang datang tak hanya berasal dari wilayah Sumedang, tetapi juga dari luar daerah. Seorang pembeli, Asep Yakuhimo, mengaku sengaja mampir meski cuaca sedang hujan.

“Saya dari Cikajang, Garut. Habis main dari Pangjugjugan, mampir ke sini,” ujar Asep yang datang menggunakan mobil.

Menurutnya, tahu Sumedang di Kedai Haji Ateng memiliki cita rasa khas yang membuatnya selalu kembali. “Tahunya enak, gurih,” katanya.

Kedai Tahu Haji Ateng menyediakan pilihan bagi pembeli untuk dibawa pulang (take away) maupun disantap di tempat. Pengelola menyediakan area lesehan sederhana yang cukup nyaman bagi pengunjung. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved