Kamis, 7 Mei 2026

Kabar Seleb

Sempat Ditunda, Ini Jadwal Terbaru Konser Peterpan “The Journey Continues” di Bandung

Berikut ini jadwal terbaru konser reuni Peterpan setelah sempat batal digelar, kapan dan dimana?

Tayang:
TRIBUN JABAR/NAPPISAH
JADWAL BARU - Paparan saat konferensi pers. Bandung Siaga I, Konser Peterpan: The Journey Continues resmi ditunda.— Setelah sempat batal digelar pada 31 Agustus 2025 karena situasi Bandung yang tak kondusif, Aloka selaku promotor akhirnya mengumumkan jadwal terbaru konser reuni Peterpan. 

TRIBUNJABAR.ID - Berikut ini jadwal terbaru konser reuni Peterpan setelah sempat batal digelar.

Konser Peterpan seharusnya digelar pada Minggu, 31 Agustus 2025 di Eldorado Dome, Bandung, Jawa Barat.

Namun konser tersebut batal digelar karena situasi Bandung yang tidak kondusif.

Kini, Aloka selaku promotor konser reuni Peterpan mengumumkan jadwal terbarunya.

Melalui akun Instagram resminya, konser bertajuk The Journey Continues itu akan dilaksanakan pada 19 Oktober 2025 mendatang di Eldorado Dome, Bandung, Jawa Barat. 

Konser tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 16.00–18.00 WIB. “Kami kembali,” tulis promotor sembari menandai akun eks personel Peterpan, yakni Lukman, Indra, Andika, dan Reza, dikutip Kompas.com, Kamis (4/9/2025). 

Selain reuni personel lama, konser juga akan menghadirkan sejumlah penyanyi tamu seperti Marcello Tahitoe, Tiara Andini, Fiersa Besari, dan Alexandra Teh.

Baca juga: Nasib Eko setelah Dikira Jarah Patung Iron Man Ahmad Sahroni, Dari hujatan hingga Banjir Pesanan

Sebelumnya, konser Peterpan: The Journey Continues yang semestinya digelar di Eldorado Dome, Kota Bandung pada Minggu (31/8/2025), ditunda.

Keputusan tersebut setelah status Kota Bandung dinaikkan menjadi Siaga I akibat situasi sosial-politik yang memanas. 

“Dengan hati yang berat, kami dari tim ALOKA menyampaikan bahwa konser Peterpan: The Journey Continues resmi ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut,” ujar CEO ALOKA, Budi Aloka, saat konferensi pers di Eldorado Dome, Kota Bandung, Minggu (31/8/2025).

Budi menegaskan penundaan ini bukan keputusan mudah. Ia mengaku pihaknya baru memutuskan setelah rapat panjang hingga pukul 03.00 dini hari.

“Sejak siang kemarin kami bahkan sudah posting bahwa konser tetap berlangsung. Alasannya, banyak sekali DM dari penonton yang berharap konser tidak dibatalkan. Ada yang datang jauh-jauh dari Malaysia, Singapura, Brunei, Timika, hingga Papua. Mereka ingin sekali melihat Peterpan tampil di panggung bersejarah ini,” tuturnya.

Namun, pada Sabtu malam sekitar pukul 20.00, situasi berubah drastis. Pihak ALOKA mendapat surat resmi bahwa status Kota Bandung dinaikkan menjadi Siaga I.

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Keselamatan penonton jauh lebih penting daripada apapun,” kata Budi.

Data dari pihak promotor menyebutkan, lebih dari 4.000 tiket sudah terjual. Jumlah itu mendekati kapasitas penuh lokasi konser di Eldorado Dome, Kota Bandung.

Namun, kerugian finansial bukan hal utama yang dipikirkan pihak penyelenggara. 

“Buat saya, tidak pantas membicarakan kerugian materi. Yang lebih penting adalah keselamatan ribuan penonton yang sudah datang penuh semangat. Mereka harus pulang dengan selamat,” ujar Budi.

Budi juga menegaskan, tiket yang sudah dibeli tetap berlaku. Bagi penonton yang ingin melakukan refund, pihaknya membuka ruang.

Baca juga: Alasan Ariel Noah Tak Ikut Reuni Peterpan, Ungkap Cerita di Baliknya

“Kami akan segera umumkan mekanisme refund lewat akun Instagram @aloka.id. Jadi yang mau menunggu bisa menunggu, yang mau refund juga bisa,” ujarnya.

Budi turut menuturkan keprihatinan atas situasi yang tengah terjadi, serta mengungkapkan harapan agar keadaan segera membaik sehingga momen kebersamaan dalam musik dapat kembali terwujud dalam suasana yang lebih aman, lebih baik, dan lebih bermakna.

“Kami mohon sahabat semua bersabar. Konser ini tidak dibatalkan, hanya ditunda. Kami akan kembali dengan penampilan yang lebih maksimal, lebih keren, dan lebih penuh kejutan. Hashtag kami: Kami Menunggu,” kata Budi.

Penundaan ini juga meninggalkan rasa berat bagi para personel Peterpan.

Lukman, gitaris Peterpan, mengaku timnya sudah mempersiapkan konser sejak tiga bulan lalu.

“Kami sudah latihan, workshop, simulasi panggung, persiapan matang. Tapi akhirnya kita harus memilih keselamatan. Kami tidak ingin ada hal-hal di luar kendali yang mencelakai penonton. Itu jauh lebih penting,” kata Lukman.

Senada dengan itu, Andika Naliputra, keyboardist Peterpan, mengatakan keputusan ini menyakitkan tetapi harus diambil. 

“Kami ingin membahagiakan sahabat Peterpan yang sudah menunggu. Tapi lebih sakit rasanya kalau sampai ada yang celaka. Jadi kami sepakat menunda,” ujarnya.

Musisi Marcello Tahitoe (Ello), yang ikut tampil di konser ini, menegaskan alasan penundaan hanya satu yakni keselamatan.

“Safety first. Seberapa ingin pun kita tampil, kalau ada risiko terhadap kenyamanan dan keamanan, lebih baik tunda dulu. Saya percaya ada maksud Tuhan kenapa ini harus ditunda. Pasti nanti ada waktu yang lebih baik, lebih aman, dan lebih bermakna,” ujarnya.

Sejak awal, konser ini memang mengusung nilai historis. Peterpan band asal Bandung yang lahir pada tahun 2000 akan merayakan hampir seperempat abad perjalanannya. 

Konser bertajuk The Journey Continues ini disiapkan sebagai panggung nostalgia sekaligus penegasan bahwa karya mereka tetap relevan lintas generasi.

Panggung megah sudah berdiri, setlist lagu sudah disusun.

Merchandise eksklusif dengan desain simbol kaset bertuliskan “Peterpan dilahirkan tahun 2000” di bagian depan, dan slogan The Journey Continues di belakang sudah dicetak. 

Bahkan, sound check telah dilakukan. Namun semua itu harus berhenti di malam sebelum konser.

(Tribunjabar.id, Salma Dinda, Nappisah)

Baca berita Tribun Jabar lainnya di GoogleNews.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved