Minggu, 3 Mei 2026

Ramadhan 2026

Ramadhan Masa Kecil Ketua DPRD Garut Aris Munandar, Ngabuburit di Sungai, Berbuka dengan Air Kelapa

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, Aris Munandar, waktu kecil ngabuburit ke sawah, buka puasa di masjid.

Tayang:
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Kisdiantoro
Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari
MOMEN RAMADAN - Ketua DPRD Garut Aris Munandar S.Pd berbagi pengalaman tentang masa kecil, ngabuburit dan menu favorit di bulan ramadhan, Rabu (4/3/2026). 

Ringkasan Berita:

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Bulan Ramadan bagi sebagian orang mengingatkan kembali pada masa-masa ketika mereka masih kecil di kampung halaman. 

Waktu terasa berjalan lebih lambat, suara bedug dari masjid terdengar lebih nyaring dan azan magrib menjadi momen yang paling ditunggu sepanjang hari.

Kenangan itu sering kali sederhana. Berlarian sore hari menunggu berbuka, bermain di sawah atau sungai, lalu bergegas ke masjid selepas salat Asar. 

Hal itu yang juga dirasakan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, Aris Munandar.

Saat ditemui Tribun di ruang kerjanya, laki-laki yang terkenal murah senyum itu berbicara banyak hal tentang momen-momen saat ia masih anak-anak, khususnya dalam menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan.

Baca juga: Sehelai Rambut Jadi Amal di Bulan Ramadhan, Seniman Cukur Garut Baksos Cukur Bayar Suka-suka

"Saya lahir di perkampungan di Cikelet, saat ngabuburit biasanya pergi ke sawah, ke sungai bareng teman-teman," ujarnya Rabu (4/3/2026).

Ia menuturkan, saat itu tidak ada gawai, tidak ada kesibukan yang rumit, yang ada hanya kebersamaan, tawa teman-teman sebaya.

Kenangan itulah yang menurutnya tidak bisa dilupakan hingga hari ini, seperti mengisi tugas sekolah dengan mengikuti kegiatan pesantren kilat, teraweh dan pengajian.

Kini momen-momen itu mungkin hanya tinggal kenangan. Namun ingatan tentang Aris kecil di bulan ramadan masih begitu jelas seperti peristiwa kemarin.

"Setelah ngabuburit itu biasanya kita pergi ke masjid, nunggu berbuka puasa, menyenangkan," ungkapnya.

Soal menu takjil saat berbuka, tentu ia juga memilikinya. Menu favorit Aris saat berbuka adalah kurma dan air kelapa.

Ia merasa air kelapa sangat baik untuk mengganti cairan tubuh yang hilang setelah seharian berpuasa. 

"Kalau minum air putih, satu botol terasa kenyang. Tapi satu buah kelapa itu sudah cukup dan kaya manfaatnya," ucapnya.

Soal makanan, ia tak pernah terlalu mempermasalahkan harus ini atau itu. Baginya, apa saja yang tersaji di meja makan akan tetap ia nikmati dengan rasa syukur.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved