Ramadhan 2026
Kepala Damkar Purwakarta Ingatkan Risiko Kebakaran Meningkat saat Sahur selama Ramadhan
Masyarakat Kabupaten Purwakarta diingatkan untuk tidak lengah terhadap potensi bahaya kebakaran selama Ramadan
Penulis: Deanza Falevi | Editor: Seli Andina Miranti
Ringkasan Berita:
- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Purwakarta mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama Ramadan
- Perubahan pola aktivitas, terutama kebiasaan memasak dini hari saat sahur dalam kondisi mengantuk, dinilai meningkatkan risiko kebakaran jika tidak disertai kehati-hatian.
- Jika api masih kecil, warga diminta tetap tenang dan segera memadamkan dengan peralatan sederhana yang tersedia; namun jika api membesar, segera hubungi petugas damkar.
Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Deanza Falevi
TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Memasuki bulan suci Ramadan yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Damkar Nasional, masyarakat Kabupaten Purwakarta diingatkan untuk tidak lengah terhadap potensi bahaya kebakaran.
Perubahan pola aktivitas selama bulan puasa dinilai menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko jika tidak disertai kewaspadaan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Purwakarta, Juddy Herdiana, menegaskan bahwa Ramadan membawa perubahan kebiasaan masyarakat, terutama dalam aktivitas memasak.
Baca juga: Detik-detik Kebakaran Pabrik Briket di Cirebon, Api Membesar Cepat lalu Menjalar ke Atap
Jika pada hari biasa kegiatan memasak dilakukan pada pagi atau sore hari, selama Ramadan banyak warga mulai beraktivitas di dapur sejak dini hari, bahkan sebelum waktu sahur.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memicu kebakaran apabila warga kurang berhati-hati, terlebih karena aktivitas dilakukan saat tubuh masih dalam kondisi mengantuk.
"Di bulan Ramadan ini, apalagi bertepatan dengan HUT Damkar Nasional, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Purwakarta untuk meningkatkan kesadaran terhadap potensi bahaya kebakaran di sekitar kita," ujar Juddy saat dikonfirmasi Tribunjabar.id, Selasa (3/3/2026).
Ia menekankan bahwa kesadaran tidak hanya sebatas memahami potensi bahaya, tetapi juga mengetahui langkah awal penanganan saat kebakaran terjadi.
Jika api masih dalam skala kecil, lanjut Juddy, masyarakat diharapkan tetap tenang dan segera melakukan pemadaman menggunakan peralatan sederhana yang tersedia di sekitar.
"Pada saat api masih kecil, kita bisa memadamkannya dengan material atau peralatan yang ada. Jangan gugup, tapi harus bijak dan sigap menanggulangi api sebelum membesar," katanya.
Namun, apabila api sudah membesar dan sulit dikendalikan, warga diminta tidak memaksakan diri.
Baca juga: Pantau Langsung Dampak Kebakaran Pasar Rebo, Bupati Purwakarta Fokus Pulihkan Aktivitas Pedagang
Ia mengingatkan agar masyarakat segera menghubungi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Purwakarta agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Selain risiko dari kompor, Juddy juga mengingatkan bahaya yang bersumber dari listrik. Kebiasaan memanaskan makanan saat sahur kerap membuat warga lupa mematikan kompor atau mencabut peralatan listrik setelah digunakan.
"Dengan kebiasaan baru memasak dini hari, segera pastikan semua sumber yang berpotensi menimbulkan kebakaran dimatikan. Baik dari api maupun dari listrik," ucapnya.
Berdasarkan data sejak Januari hingga awal Maret 2026, jumlah kejadian kebakaran di Purwakarta tercatat mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Juddy menilai hal tersebut menjadi indikator bahwa upaya pencegahan, sosialisasi, dan mitigasi yang dilakukan jajarannya berjalan cukup efektif.
| Cerita Ramadhan di Kabupaten Bandung, Saat Kepedulian Sosial Dihidupkan GMPI Lewat Berbagi |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Hari Ini 30 Ramadhan, Jumat 20 Maret 2026 di Kota Bandung dan Sekitarnya |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah 30 Ramadhan, Jumat 20 Maret 2026 di Kota Bandung dan Sekitarnya |
|
|---|
| RESMI! Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026 |
|
|---|
| Hilal di Bawah Ambang Batas MABIMS, BHRD Cirebon Prediksi Ramadan Genap 30 Hari, Fix Lebaran Sabtu? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Petugas-pemadam-kebakaran-mencoba-memadamkan-Cianjur.jpg)