Rabu, 3 Juni 2026

Pentingnya Fokus dalam Menganalisa Kondisi Jalan

Fokus dan kewaspadaan membuat pengendara mampu melihat lebih jauh, memahami pergerakan kendaraan lain,

Tayang:
Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Dok PT DAM
FOKUS BERKENDARA - Fokus dan kewaspadaan membuat pengendara mampu melihat lebih jauh, memahami pergerakan kendaraan lain, mengenali kondisi permukaan jalan, hingga mengamati aktivitas di sekitar seperti pejalan kaki atau kendaraan yang tiba-tiba keluar dari gang. 

Ringkasan Berita:
  • Tips fokus berkendara di jalan raya
  • Penyebab pengemudi gagal mengidentifikasi kondisi jalan
  • Penyebab terjadinya kecelakaan di jalan raya

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Keselamatan di jalan bukan hanya soal kemampuan mengendarai kendaraan, tetapi tentang seberapa baik kita membaca situasi di depan. Fokus dan kewaspadaan membuat pengendara mampu melihat lebih jauh, memahami pergerakan kendaraan lain, mengenali kondisi permukaan jalan, hingga mengamati aktivitas di sekitar seperti pejalan kaki atau kendaraan yang tiba-tiba keluar dari gang.

Dengan analisa yang tepat, pengendara dapat mengatur kecepatan secara bijak, menjaga jarak aman, serta menentukan jalur yang paling aman sejak awal.

Inilah yang membedakan pengendara yang antisipatif dengan pengendara yang hanya bereaksi saat bahaya sudah di depan mata.

Sebaliknya, ketika gagal mengidentifikasi kondisi jalan, keputusan yang diambil seringkali bersifat spontan dan panik.

Reaksi menjadi terlambat, ruang gerak semakin sempit, dan risiko kecelakaan pun meningkat.

Penyebab Umum Gagal Mengidentifikasi Kondisi Jalan

1. Terburu-buru dan Dikejar Waktu

Keinginan untuk cepat sampai sering membuat pengendara mengabaikan situasi sekitar.

Fokus hanya tertuju pada tujuan akhir, bukan pada proses perjalanan yang aman.

2. Menggunakan Ponsel Saat Berkendara

Membalas pesan, menerima telepon, atau melihat navigasi tanpa berhenti sejenak dapat memecah konsentrasi.

Sekilas saja kehilangan fokus, potensi bahaya bisa terlewat.

3. Sikap Egois di Jalan Raya

Merasa paling benar, memaksakan menyalip, atau enggan mengalah menutup ruang untuk berpikir jernih.

 Jalan raya adalah ruang bersama yang membutuhkan empati dan saling menghargai.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved