Haji 2026
Daftar Barang Penting yang Harus Dibawa dan Dilarang Dibawa Jemaah Haji di Tas Kabin
Berdasarkan panduan teknis keberangkatan haji 2026 terdapat beberapa barang penting yang harus dibawa jemaah haji dan beberapa barang yang dilarang
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
Ringkasan Berita:
- Daftar Barang Wajib: Jemaah sangat dianjurkan membawa barang-barang esensial yang harus selalu dalam jangkauan.
- Aturan Barang yang Dilarang: Untuk keamanan penerbangan, terdapat sejumlah barang yang dilarang keras masuk ke kabin dan wajib disimpan di dalam koper bagasi besar.
- Larangan Ketat: Jemaah haji juga dilarang membawa barang-barang yang dapat berkonsekuensi hukum berat di Arab Saudi. Selain itu, jemaah dilarang membawa barang dagangan berlebih dan makanan berbau menyengat.
TRIBUNJABAR.ID - Tak lama lagi keberangkatan para jemaah haji dari Jawa Barat kloter pertama dijadwalkan akan digelar mulai 21 April 2026.
Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, efisiensi dalam menyusun barang bawaan menjadi kunci keamanan dan kenyamanan jemaah selama belasan jam perjalanan di pesawat.
Hal ini bukan hanya soal mengikuti aturan penerbangan, tetapi juga tentang kesiapan menghadapi situasi darurat selama di perjalanan.
Seringkali, jemaah haji terjebak dalam kebingungan memilih mana barang yang harus masuk bagasi besar dan mana yang harus tetap dalam jangkauan tangan.
Pastikan jemaah haji membawa barang-barang penting tersimpan dengan benar di dalam tas kabin.
Dikutip dari unggahan Instagram Kementerian Haji (Kemenhaj), berdasarkan panduan teknis keberangkatan haji 2026 terdapat beberapa barang penting yang harus dibawa jemaah haji.
Baca juga: Rencana Perjalanan Haji 2026 dari Jadwal Keberangkatan hingga Jadwal Kepulangan Jemaah
Berikut daftar 7 barang penting yang wajib dibawa jemaah haji ada di tas kabin pesawat.
1. Dokumen
Barang pertama yang wajib disiapkan adalah beberapa dokumen keperluan haji.
Di antaranya paspor haji, visa, dan buku kesehatan (kartu kuning), sangat disarankan agar disimpan dalam tas kecil yang selalu melekat di badan.
2. Tas kresek atau Totebag
Jemaah haji juga dianjurkan membawa mata uang Riyal secukupnya untuk keperluan harian (Living Cost).
3. Pakaian dan Perlengkapan Ibadah
Jemaah haji mempersiapkan pakaian ihram, minimal 2 set agar ada cadangan jika kotor.
Selain itu jemaah haji juga membawa pakaian sehari-hari.
Pilihlah bahan katun yang menyerap keringat. Karena suhu di Arab Saudi pada Mei-Juni bisa sangat panas, bawa juga jaket tipis untuk pendingin ruangan yang dingin.
Jemaah haji siapkan sandal jepit atau sepatu sandal yang nyaman untuk jalan jauh, serta kantong sandal agar tidak hilang saat di Masjidil Haram/Nabawi.
Selain itu, jemaah haji juga mempersiapkan perlengkapan ibadah seperti Al-Quran saku, buku kumpulan doa, dan sajadah tipis jika diperlukan.
4. Kesehatan
Jemaah haji sangat dianjurkan membawa obat-obatan Pribadi. Terutama bagi jemaah dengan riwayat penyakit tertentu (bawa resep dokter jika perlu).
5. Kebersihan
Untuk menghindari debu dan penularan virus, jemaah haji dianjurkan membawa masker dan Hand Sanitizer.
6. Alat-alat Perlindungan
Selain itu alat-akat kebersihan, jemaah haji juga dianjurkan membawa alat-alat perlindungan diri, di antaranya:
* Semprotan Air: Ini sangat bisa berguna untuk membasahi wajah saat cuaca panas ekstrem.
* Tabir Surya & Lip Balm: Mencegah kulit dan bibir pecah-pecah akibat cuaca kering.
* Kacamata: Untuk melindungi mata dari sinar UV dan debu.
* Payung: Pilih payung lipat sehingga mudah dibawa
7. Tanda Pengenal
Selain dokumen, jemaah haji juga sangat dianjurkan mengenakan gelang identitas jemaah atau kalung identitas biasanya berupa tagname sebagai tanda pengenal kloter.
Baca juga: Doa Walimatussafar Dibaca Calon Jemaah Haji dan Keluarga hingga Tamu dan Tetangga
Barang yang Dilarang Dibawa
Sesuai aturan penerbangan internasional dan kebijakan pemerintah Arab Saudi, selain barang yang dianjurkan dibawa juga terdapat barang-barang yang dilarang masuk ke dalam koper atau tas kabin.
Cairan & Benda Tajam (Aturan Kabin):
* Cairan Lebih dari 100ml: Kecuali obat-obatan tertentu atau susu bayi.
* Benda Tajam: Gunting, pisau, silet, atau pemotong kuku wajib masuk ke dalam bagasi besar (koper), dilarang dibawa ke kabin pesawat.
Barang Terlarang Secara Hukum:
* Narkoba & Obat Terlarang: Pelanggaran berat dengan sanksi hukum mati di Arab Saudi.
* Senjata Api & Bahan Peledak: Termasuk kembang api atau bahan kimia berbahaya.
Barang Terlarang Berdasarkan Budaya dan Ketentuan Saudi:
* Jimat atau Rajah: Segala bentuk jimat, wafak, atau benda sihir sangat dilarang dan bisa dianggap tindakan syirik yang berkonsekuensi hukum.
* Atribut Politik atau Ormas: Dilarang membawa bendera, spanduk, atau atribut organisasi/partai tertentu.
* Barang Dagangan berlebih: Membawa barang dalam jumlah sangat banyak yang mengindikasikan niat untuk berjualan (seperti rokok berlebihan atau jamu dalam jumlah besar).
* Makanan Berbau Menyengat: Seperti terasi, pete, atau jengkol yang tidak dikemas kedap udara (seringkali disita karena mengganggu kenyamanan).
Baca juga: 20 Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Haji 2026 Penuh Doa untuk Keluarga hingga Kerabat
Tips Tambahan untuk Jemaah Haji
Berat Koper: Pastikan berat koper bagasi tidak melebihi batas (biasanya 32kg) dan tas kabin maksimal 7 kg.
Powerbank: Powerbank wajib dibawa di tas kabin (hand-carry), dilarang masuk ke bagasi besar.
Label Koper: Beri tanda unik atau foto pada koper Anda agar tidak tertukar dengan jemaah lain di bandara atau hotel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Suasana-Kepulangan-jemaah-haji-asal-Ciamis.jpg)