Sabtu, 13 Juni 2026

Farhan Soroti Aksi Gerombolan Motor Bawa Sajam di Flyover Pasupati, Bandung Siaga Penuh!

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyoroti adanya gerombolan motor yang mengacungkan senjata tajam di Flyover Pasupati hingga berujung tawuran

Tayang:
Istimewa/dok Warga
GEROMBOLAN MOTOR - Gerombolan motor yang membawa senjata tajam saat melintas Flyover Pasupati, Kota Bandung. 
Ringkasan Berita:
  • Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyoroti aksi tawuran dan senjata tajam oleh gerombolan motor.
  • Polisi berhasil menangkap empat pelaku yang mayoritas masih berusia remaja dan berstatus pelajar.
  • Pemkot Bandung bersama TNI dan Polri meningkatkan patroli gabungan 24 jam di jalan utama.
  • Patroli intensif difokuskan pada masa libur sekolah untuk mencegah peningkatan kriminalitas remaja.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyoroti adanya gerombolan motor yang mengacungkan senjata tajam di Flyover Pasupati, Kota Bandung hingga berujung tawuran di Babakan Ciparay.

Aksi para pelaku viral di media sosial hingga akhirnya polisi menangkap empat orang yakni RM (14), MR (15), MRA (19), dan MS (16). Dua pelaku diketahui masih berstatus pelajar SMP, sementara dua lainnya telah lulus sekolah.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, aksi para pelaku itu sangat mengkhawatirkan, karena usianya masih 15 sampai 16 tahun, sehingga untuk mencegah kejadian yang sama, Pemkot Bandung dan polisi serius melakukan patroli.

Baca juga: Jembatan Pasupati Membara Jadi Ular Api, Ribuan Bobotoh Rayakan Sejarah Hattrick Juara Persib

"Pada dasarnya yang akan kita lakukan adalah, bahwa kita akan keliling menggunakan kendaraan patroli untuk menunjukkan sebetulnya rasa aman kepada warga," ujarnya di Balai Kota Bandung, Jumat (12/6/2026).

Tetapi kekuatan sebenarnya untuk mencegah kejadian serupa, kata Farhan, ada di wilayah baik di kecamatan maupun kelurahan, sehingga pihaknya akan memastikan di tingkat kewilayahan tidak terjadi aksi kriminalitas.

"Nah, sementara di jalan-jalan utama tetap kami bersama-sama dengan kepolisian, Brimob salah satunya, dan juga dengan patroli dari Kodim, akan keliling Kota Bandung selama 24 jam," kata Farhan.

Saat patroli tersebut, petugas gabungan akan menyasar warga yang nongkrong tak jelas karena dikhawatirkan akan melakukan kegiatan yang negatif atau jadi korban aksi kriminalitas.

"Jadi, bagi yang nongkrong itu bukan mau kita usir, tapi kita pastikan bahwa mereka juga aman, kan sama-sama menikmati Kota Bandung," ucapnya.

Atas hal tersebut, kata Farhan, patroli itu harus lebih intensif melakukan patroli. Sehingga, kerjasama Pemkot Bandung dengan aparat kepolisian makin diintensifkan dan akan diturunkan pasukan yang lebih kuat.

"Nanti malam itu kita mulai dari Jalan Soekarno, kita akan muter. Saya juga dengar katanya Pak Dedi Mulyadi akan langsung melakukan patroli juga bersama, tapi saya belum tahu jadwal beliau dan juga arahan dari beliau," ujar Farhan.

Baca juga: Nongkrong di Bandung sambil Bawa Senjata Tajam, 4 Anggota Komunitas Tim Ogah Mundur Ditangkap Polisi

Menurutnya, patroli itu memang harus ditingkatkan, terutama saat memasuki masa libur sekolah untuk antisipasi kegiatan negatif yang dilakukan para pelajar

"Sekarang tuh gini, memang ada kecenderungan di mana tingkat kekerasan yang dilakukan oleh remaja terjadi ketika mulai masuk libur masa sekolah," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
Live
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved