Kamis, 28 Mei 2026

Lelang Pengelolaan Bandung Zoo Terpaksa Harus Diulang, Farhan Ungkap Alasannya

Seleksi pengelola baru Bandung Zoo atau Kebun Binatang Bandung hingga saat ini belum berjalan mulus

Tayang:
Tribun Jabar/Nappisah
BANDUNG ZOO - Foto arsip pengunjung memberi makan hewan di Bandung Zoo dalam momen libur akhir tahun 2025. Kabar terbaru, seleksi pengelola baru Bandung Zoo atau Kebun Binatang Bandung hingga saat ini belum berjalan mulus. 
Ringkasan Berita:
  • Seleksi pengelola baru Bandung Zoo atau Kebun Binatang Bandung hingga saat ini belum berjalan mulus
  • Ini karena Pemkot Bandung harus melakukan lelang ulang calon pengelola.
  • Wali Kota Bandung akan segera menghadap ke Kementerian Kehutanan (Kemenhut) untuk melakukan finalisasi hasil lelang pengelola Bandung Zoo ini
  • Hingga batas akhir lelang pada 25 Mei 2026, sudah ada tiga lembaga konservasi yang berminat untuk mengelola Bandung Zoo 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Seleksi pengelola baru Bandung Zoo atau Kebun Binatang Bandung hingga saat ini belum berjalan mulus.

Ini karena Pemkot Bandung harus melakukan lelang ulang calon pengelola.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan, pihaknya akan segera menghadap ke Kementerian Kehutanan (Kemenhut) untuk melakukan finalisasi hasil lelang pengelola Bandung Zoo ini.

"Memang lelang pertama belum mencapai kesepakatan, maka akan dilakukan lelang ulang. Pada lelang ulang ini diharapkan sudah ada ruang negosiasi antara penyelenggara lelang dengan para peserta lelang," ujar Farhan di Jalan Sumatera, Selasa (26/5/2026).

Hingga batas akhir lelang pada 25 Mei 2026, sudah ada tiga lembaga konservasi yang berminat untuk mengelola Bandung Zoo.

Namun dari tiga peserta itu, kata Farhan, masih ada kendala dalam komitmen nilai.

UNIK, Teja Pecahkan Rekor Clean Sheet di Depan Pemiliknya Sendiri di Laga Persib vs Persijap

"Kemarin tersisa tiga (peserta), kendalanya adalah mengenai komitmen nilai. Ini asetnya nilainya tinggi sekali, jadi memang kita membutuhkan mitra yang memiliki kemampuan finansial dan manajemen yang sangat kuat," katanya.

Farhan mengatakan dalam lelang pengelola Bandung Zoo tersebut, pihaknya hanya bisa menunggu hasil dari panitia seleksi secara pasif, tetapi untuk saat ini dia memastikan sudah mendapat hasilnya.

"Tadi malam sudah dapat hasilnya, maka saya harus laporkan ke Kementerian Kehutanan siang hari ini," ucap Farhan.

Saat disinggung terkait nilai kontrak dalam pengelolaan Bandung Zoo ini, Farhan menilai cukup besar dengan jangka waktu Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) hingga puluhan tahun.

"Kan kontraknya 26 tahun, nilainya triliunan pokoknya mah.Dulu aja, dalam keadaan yang diaudit oleh Kejaksaan Tinggi, setahun omset tiket doang Rp26 miliar," katanya.

Di sisi lain, Farhan menargetkan lelang pengelolaan Bandung Zoo ini harus rampung dalam waktu dekat.

Hal  ini agar kebun binatang tersebut bisa segera memiliki pengelola baru.

"Pokoknya minggu ini harus selesai  Minggu ini harus selesai dan dilaporkan ke Kementerian Kehutanan," ujar Farhan. (*) 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved