Sabtu, 30 Mei 2026

Pembongkaran PKL Cicadas Bandung

Penataan Kawasan Cicadas Setelah Kios PKL Dibongkar, Trotoar Ditinggikan Cegah Dipakai Parkir Motor

Penataan kawasan Cicadas, Kota Bandung, akan dilanjutkan setelah seluruh kios pedagang kaki lima (PKL) rampung dibongkar.

Tayang:
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
LENGANG - Pejalan kaki sedang menikmati berjalan kaki di area trotoar yang kini lengang di kawasan Cicadas, Rabu (20/5/2026). Seluruh kios PKL kini sudah dibongkar Satpoil PP Jawa Barat dan Kota Bandung. 
Ringkasan Berita:
  • Penataan kawasan Cicadas, Kota Bandung, akan dilanjutkan setelah seluruh kios PKL rampung dibongkar 
  • Pemkot masih menunggu penyesuaian dengan desain corridor Bus Rapid Transit (BRT)
  • Langkah pertama adalah memperbaiki semua drainase karena mainhole bak kontrol drainase selama ini tertutup 
  • Perbaikan drainase itu dilakukan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung
  • Trotoar di kawasan Cicadas juga akan ditinggikan agar tidak digunakan sebagai tempat parkir sepeda motor 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penataan kawasan Cicadas, Kota Bandung, akan dilanjutkan setelah seluruh kios pedagang kaki lima (PKL) rampung dibongkar oleh petugas Satpol PP Kota Bandung dan Satpol PP Jabar.

Saat ini trotoar yang sebelumnya dipadati kios semi permanen kini terlihat bersih serta lebih tertata, sehingga area yang selama ini terkesan semrawut dan kumuh sudah berubah total menjadi lebih lengang.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, terkait proses penataan lanjutan kawasan Cicadas itu pihaknya masih menunggu penyesuaian dengan desain corridor Bus Rapid Transit (BRT).

"Jadi sejak kemarin sore sampai hari ini, yang pertama kita perbaiki adalah semua drainase karena mainhole bak kontrol drainase selama ini tertutup," ujarnya saat ditemui di Balai Kota Bandung, Kamis (21/6/2026).

Baca juga: Remaja Merokok di Bandung Masih Tinggi, Pemkot Perkuat Edukasi Bahaya Nikotin

Farhan mengatakan, perbaikan drainase itu dilakukan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, kemudian trotoar di kawasan Cicadas juga akan ditinggikan agar tidak digunakan sebagai tempat parkir sepeda motor.

Selain itu, trotoar tersebut akan dicat ulang untuk melihat tingkat kebersihan dan kondisi lingkungan pasca pembongkaran. Kemudian penataan kawasan PKL akan dilanjutkan ke Jalan Cikutra yang tak jauh dari lokasi itu.

"Kalau Cikutra saya lagi dialog duku. Tapi lokasi yang berikutnya ksemalam saya sudah ngomong sama Pak Gubernur, berikutnya adalah seputaran Monju," kata Farhan.

Menurutnya, kawasan Monju harus ditata karena merupakan salah satu landmark Kota Bandung. Setelah Monju, penataan akan diarahkan ke kawasan Tegallega yang juga dianggap sebagai landmark penting di wilayah selatan kota.

Terkait relokasi bagi PKL, Farhan mengatakan hal tersebut masih dibicarakan karena tidak mudah dilakukan mengingat sebagian besar PKL selama ini tidak dibebani biaya sewa maupun perawatan tempat usaha.

Baca juga: Pemain Manchester City Bakal Tonton Pertandingan Pamungkas Persib vs Persijap Jepara

"Kalau dipaksa masuk ke tempat yang harus ada sewa dan biaya perawatan, tentu akan berbeda. Makanya saya akan mengarahkan para PKL yang terkena dampak ini agar masuk ke e-commerce marketplace," ucapnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Bandung juga, kata dia, menawarkan opsi bagi pedagang untuk masuk ke pasar yang masih memiliki ruang kosong, salah satunya di Pasar Kebon Kalapa. (*) 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved