Sabtu, 16 Mei 2026

Mengintip Jalan Astanaanyar Bandung di Hari Jumat, Sepi dan Lancar karena PKL Libur

Jalan yang dikenal padat oleh aktivitas pedagang kaki lima (PKL) itu kini terlihat lengang tanpa deretan lapak

Tayang:
Tribun Jabar/Putri Puspita Nilawati
JALAN ASTANAANYAR - suasana jalan Astanaanyar, Kota Bandung, yang lengang tidak ada PKL karena sebagian besar PKL libur di hari Jumat 
Ringkasan Berita:
  • Jalan Astanaanyar Bandung tampak lengang dan lancar pada Jumat, 15 Mei 2026 karena sebagian besar PKL libur berjualan.
  • Selain itu, kawasan tersebut sedang dilakukan pengaspalan sehingga arus lalu lintas lebih tertib tanpa hambatan.
  • Biasanya kawasan ini padat oleh aktivitas jual beli PKL dengan beragam dagangan hingga meluber ke badan jalan.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jalan Astanaanyar, Kota Bandung, kini berubah lengang dan lancar, bisa dilewati berbagai kendaraan tanpa hambatan.

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar pada Jumat (15/5/2026), suasana di sepanjang Jalan Astanaanyar tampak berbeda dari hari-hari biasanya. 

Jalan yang dikenal padat oleh aktivitas pedagang kaki lima (PKL) itu kini terlihat lengang tanpa deretan lapak di sisi kanan dan kiri jalan seperti yang biasa memenuhi ruang.

Kondisi ini terjadi karena bertepatan dengan hari Jumat, di mana sebagian besar PKL memilih libur berjualan. 

Baca juga: Maling Satroni Rumah di Lio Genteng Astanaanyar, Pelaku Terekam CCTV Mirip yang Beraksi di Kopo

Selain itu, kawasan tersebut juga tengah dilakukan pengaspalan jalan. Kombinasi dua faktor ini membuat arus lalu lintas menjadi jauh lebih lancar. 

Pengendara dapat melintas tanpa hambatan, berbeda dengan kondisi normal ketika jalan sering tersendat akibat aktivitas jual beli yang meluber hingga ke badan jalan.

Padahal, pada hari-hari biasa, kawasan ini menjadi salah satu pusat keramaian untuk aktivitas jual beli. 
Beragam jenis dagangan ditawarkan, mulai dari barang rumah tangga, handphone, hingga spare part kendaraan.

Tresna, seorang penjaga toko spare part handphone di kawasan Astanaanyar, mengakui bahwa keberadaan PKL selama ini cukup memengaruhi aktivitas tokonya. Ia menyebut, keramaian lapak di luar justru membuat sebagian pengunjung enggan masuk ke dalam toko.

“Adanya PKL terhadap jumlah pengunjung toko tentu berpengaruh karena di lapak depan banyak yang beragam jualannya, jadi sebelum masuk toko pasti pengunjung lebih tertarik barang di luar karena bisa ditawar juga,” kata Tresna saat ditemui di sela aktivitasnya.

Meski demikian, Tresna tetap mendukung rencana relokasi PKL yang tengah disiapkan pemerintah. 
Menurutnya, penataan diperlukan agar kawasan menjadi lebih tertib dan nyaman bagi semua pihak.

“Setuju sih kalau ditata atau direlokasi,” katanya singkat.

Baca juga: Wajah Baru Jalan Gatot Subroto Bandung setelah Bersih dari PKL dan Bangli, Trotoar Lebih Rapi

Sementara itu, upaya penataan wajah kota kembali digencarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

Sejumlah kawasan strategis mulai diprioritaskan untuk ditertibkan, terutama dari keberadaan bangunan liar dan PKL yang selama ini memenuhi badan jalan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa penataan tidak hanya difokuskan di satu titik. Setelah kawasan Cicadas dan Jalan Prof. Eyckman, pemerintah kini mulai memetakan wilayah lain yang akan menjadi target berikutnya, seperti Sukajadi dan Astanaanyar.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved