Kamis, 7 Mei 2026

Sabtu Menggambar di The Hallway Space: Cara Seru Komunitas Pensil dan Kertas Dekatkan Seni ke Publik

Komunitas "Pensil dan Kertas" kini memantapkan eksistensinya di The Hallway Space Bandung sebagai ruang temu inklusif bagi pecinta seni gambar.

Tayang:
Penulis: Nappisah | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Tribun Jabar/Nappisah
Tenant Pensil dan Kertas di The Hallway Space, Sabtu (4/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Komunitas "Pensil dan Kertas" kini memantapkan eksistensinya di The Hallway Space Bandung sebagai ruang temu inklusif bagi pecinta seni gambar. 
  • Berawal dari aktivitas street exhibition, komunitas ini berkembang menjadi wadah kolaborasi lintas bidang, mulai dari musik hingga otomotif. 
  • Mereka menyediakan fasilitas menggambar gratis bagi pengunjung untuk bereksplorasi serta merencanakan ekspansi pameran rutin dan kolaborasi di pusat perbelanjaan Bandung.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Geliat kreatif terus tumbuh di The Hallway Space Bandung. Di sini, ruang dan seni menyatu lewat tenant-tenant artistik.

Salah satunya, komunitas “Pensil dan Kertas” yang telah membangun ruang temu bagi para pecinta gambar. 

Syahru, Support Technis Komunitas Pensil dan Kertas, mengatakan, pihaknya memang dikenal sebagai komunitas seni berbasis gambar yang berangkat dari aktivitas sederhana. 

Mereka berkumpul dan menggambar bersama. Berdiri sejak 2013 di Bandung, komunitas ini awalnya aktif melalui kegiatan exhibition street, berpindah dari satu tempat ke tempat lain untuk menampilkan karya sekaligus membuka ruang interaksi dengan publik.

“Basic-nya kita memang menggambar,” ujar Syahru, saat ditemui di The Hallway Space Bandung, Sabtu (4/4/2026). 

Namun dari fondasi itu, jaringan mereka berkembang. Para anggota yang sudah lebih dulu terjun di dunia kreatif membawa komunitas ini masuk ke berbagai kolaborasi lintas bidang mulai dari event musik, otomotif, hingga industri clothing.

Di The Hallway Space, Pensil dan Kertas menghadirkan ruang yang lebih tetap sekaligus multifungsi. 

Selain menjadi tempat memamerkan karya kolektif para anggota, ruang ini juga terbuka bagi siapa saja yang ingin mencoba berkreasi.

"Di sini ada berbagai produk hasil karya anggota turut dijajakan, bisa dibeli juga, mulai dari stiker, poster, bandana, scarf, hingga t-shirt dan tote bag," imbuhnya. 

Semuanya merupakan hasil kolektivitas, terutama dari para anggota yang sudah lebih berpengalaman. 

Meski begitu, komunitas ini tidak menutup pintu bagi anggota baru. Mereka bahkan merencanakan pameran rutin setiap tiga bulan, yang juga bisa menjadi wadah bagi karya-karya yang lolos kurasi.

Salah satu kegiatan yang konsisten dilakukan adalah “Sabtu Menggambar”. Namun di luar itu, aktivitas mereka terus berkembang melalui kolaborasi dengan komunitas lain maupun keterlibatan dalam berbagai event. 

"Rencananya dalam waktu dekat, juga membuka kolaborasi tenant di salah satu mall di Bandung untuk memperluas jangkauan komunitas," tuturnya. 

Yang menarik, ruang di The Hallway Space tidak hanya berfungsi sebagai tempat pameran, tetapi juga sebagai ruang eksplorasi. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved