Musda Golkar Jabar
Musda Golkar Jabar, Ace Hasan Sebut Dinamika Internal Partai Hal Wajar
Terkait dinamika yang berkembang menjelang pemilihan ketua baru, Ace menilai hal tersebut sebagai bagian dari proses yang wajar di tubuh partai.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Seli Andina Miranti
Ringkasan Berita:
- Ketua DPD Golkar Jabar periode 2020–2025, Ace Hasan Syadzily, menyebut dinamika internal menjelang Musda XI sebagai hal wajar bagi partai yang matang dan berpengalaman.
- Musda XI Golkar Jabar di Trans Hotel, Bandung, Kamis (2/4/2026), dibuka oleh Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Idrus Marham, dan dihadiri unsur DPP, DPD provinsi, organisasi pendiri, serta perwakilan 11 partai politik di Jabar.
- Ace memastikan tidak akan kembali mencalonkan diri karena mendapat penugasan di DPP
Laporan Wartawan TribunJabar.id, Nazmi Abdurrahmah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua DPD Golkar Jabar periode 2020-2025, Ace Hasan Syadzily, menyebut, dinamika internal partai merupakan hal wajar bagi Golkar sebagai organisasi yang matang dan berpengalaman.
Hal itu dikatakan Ace, sesuai pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Jabar ke-XI, di Trans Hotel, Kota Bandung, Kamis (2/4/2026).
Musda sendiri dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum DPP Golkar Jabar, Idrus Marham dan dihadiri unsur DPP, DPD provinsi, organisasi pendiri dan yang didirikan, serta para ketua DPD kabupaten/kota se-Jawa Barat.
Baca juga: Bahlil Lahadalia Absen di Musda Golkar Jabar, Asep Suparman Endus Ada Permainan Tingkat Pusat
“Musda ini secara resmi dibuka oleh Bapak Idrus Marham. Alhamdulillah, juga dihadiri perwakilan 11 partai politik di Jawa Barat,” ujar Ace.
Dikatakan Ace, Musda XI Golkar Jabar memiliki tiga agenda utama, yakni penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan selama lima tahun, pembahasan program strategis partai, serta pemilihan ketua DPD Golkar Jabar periode 2026–2029.
Terkait dinamika yang berkembang menjelang pemilihan ketua baru, Ace menilai hal tersebut sebagai bagian dari proses yang wajar di tubuh partai.
“Partai Golkar adalah partai yang berpengalaman dan sudah dewasa. Jadi dinamika itu sesuatu yang biasa,” katanya,
Menurutnya, proses pemilihan ketua akan ditentukan melalui mekanisme Musda yang berlangsung secara internal dan kolektif.
Ace sendiri memastikan dirinya tidak akan kembali mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Golkar Jabar. Ia menyebut telah mendapat penugasan dari partai untuk tetap berada di tingkat pusat.
“Saya tidak akan maju kembali karena ada penugasan di DPP sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Elektoral, serta tugas kebangsaan lain yang harus saya fokuskan,” katanya.
Sementara itu, Idrus Marham menegaskan Musda tidak semata-mata menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi momentum memperkuat komitmen bersama dalam membesarkan partai.
Baca juga: Ahmad Hidayat Resmi Daftarkan Diri Jadi Calon Ketua Golkar Jabar, Kantongi Dukungan 16 DPD II
“Musda ini bukan sekadar memilih ketua, tapi membangun komitmen bersama untuk membesarkan Partai Golkar, bukan menguasai,” ujar Idrus.
Idrus menekankan, Partai Golkar harus menjadi rumah bersama bagi seluruh kader, tanpa sekat kepentingan kelompok.
“Golkar harus menjadi rumah bersama. Tidak ada penumpang, tidak ada penyewa—semua adalah pemilik yang punya tanggung jawab merawat dan membesarkan partai untuk kepentingan rakyat,” katanya.
| Bahlil Lahadalia Absen di Musda Golkar Jabar, Asep Suparman Endus Ada Permainan Tingkat Pusat |
|
|---|
| Ahmad Hidayat Resmi Daftarkan Diri Jadi Calon Ketua Golkar Jabar, Kantongi Dukungan 16 DPD II |
|
|---|
| Dapat Surat dari Polda Jabar, Musda Golkar Jabar di Bandung Terancam Ditunda |
|
|---|
| Termasuk Daniel Muttaqin, hanya Dua Kader yang Ambil Formulir Pendaftaran Calon Ketua Golkar Jabar |
|
|---|
| Daniel Muttaqin Jadi Pendaftar Pertama Calon Ketua DPD Golkar Jabar, Kantongi 22 Dukungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/DPD-Golkar-Jabar-periode-2020-2025.jpg)