Senin, 4 Mei 2026

ITB Terima 1.225 Mahasiswa Baru Lewat SNBP 2026, yang Belum Lolos Bisa Daftar SNBT 2026

Institut Teknologi Bandung (ITB) menerima 1.225 calon mahasiswa baru program sarjana melalui jalur SNBP 2026

Tayang: | Diperbarui:
dokumentasi Tribun Jabar
Kampus ITB - Institut Teknologi Bandung (ITB) menerima 1.225 calon mahasiswa baru program sarjana melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Hasil seleksi diumumkan pada Selasa (31/3/2026) pukul 15.00 WIB. 

Ringkasan Berita:
  • Institut Teknologi Bandung (ITB) menerima 1.225 calon mahasiswa baru program sarjana melalui jalur SNBP 2026, dengan pengumuman hasil seleksi pada 31 Maret 2026.
  • Dari jumlah tersebut, 158 orang merupakan calon penerima KIP-K, sementara 186 mahasiswa diterima di Kampus ITB Cirebon, termasuk 32 orang dari Cirebon dan sekitarnya.
  • Proporsi mahasiswa baru adalah 46 persen laki-laki dan 54 persen perempuan, dengan distribusi penerimaan tersebar di berbagai fakultas dan sekolah.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Institut Teknologi Bandung (ITB) menerima 1.225 calon mahasiswa baru program sarjana melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Hasil seleksi diumumkan pada Selasa (31/3/2026) pukul 15.00 WIB.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan (WRAM) Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Dr. Irwan Meilano, S.T., M.Sc mengatakan, calon mahasiswa yang diterima di ITB melalui SNBP 2026 berasal dari 38 provinsi di Indonesia. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 158 orang (24 persen) merupakan calon penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).

Baca juga: Cekungan Bandung Makin Gerah? Mahasiswa ITB Temukan Faktor Utama Peningkatan Suhu

“Khusus di ITB Kampus Cirebon, terdapat 186 calon mahasiswa baru yang diterima melalui jalur SNBP 2026. Dari jumlah tersebut, 32 orang berasal dari Cirebon dan sekitarnya, atau sekitar 17,2 persen,” kata Irwan, Selasa (31/3/2026).

Capaian ini, kata Irwan, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan akses dan pemerataan pendidikan tinggi, serta pengembangan kawasan dan percepatan pembangunan di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, dan sekitarnya.

Dari total 1.225 calon mahasiswa yang diterima, proporsi mahasiswa dan mahasiswi adalah 46:54. Adapun distribusi penerimaan berdasarkan fakultas, sekolah, dan rumpun adalah sebagai berikut:

  • Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) – Matematika: 46
  • Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) – IPA: 81
  • Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) – Sains: 34
  • Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) – Rekayasa: 61
  • Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) – Kampus Cirebon: 17
  • Sekolah Farmasi (SF): 43
  • Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB): 103
  • Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) – Kampus Cirebon: 28
  • Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM): 95
  • Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) – Kampus Cirebon: 63
  • Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) – Komputasi: 52
  • Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) – Rekayasa: 53
  • Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) – Infrastruktur Sipil, Lingkungan, dan Kelautan: 65
  • Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) – Sumber Daya Air dan Sanitasi Lingkungan: 34
  • Fakultas Teknologi Industri (FTI) – Sistem dan Proses: 79
  • Fakultas Teknologi Industri (FTI) – Rekayasa Industri: 46
  • Fakultas Teknologi Industri (FTI) – Kampus Cirebon: 31
  • Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD): 76
  • Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) – Arsitektur: 20
  • Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) – Perencanaan Wilayah dan Kota: 26
  • Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) – Perencanaan Wilayah dan Kota Kampus Cirebon: 25
  • Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD): 81
  • Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) – Kampus Cirebon: 22
  • Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM): 44

Irwan mengatakan, pendaftaran ulang mahasiswa baru ITB bagi calon mahasiswa yang dinyatakan lulus melalui SNBP 2026 akan dilaksanakan secara daring pada 1–10 April 2026. 

Baca juga: Kisah Ali, Mahasiswa ITB Menjemput Amanah Menjadi Imam Muda Salman

“Setelah menyelesaikan proses pendaftaran ulang, seluruh mahasiswa baru ITB yang diterima melalui jalur SNBP wajib mengikuti kegiatan Sukses Belajar Matematika dan Sains Dasar, Pengembangan Karakter, serta rangkaian kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru ITB. Seluruh kegiatan tersebut akan dipusatkan di ITB Kampus Jatinangor,” tuturnya.

Selain melalui jalur SNBP, Irwan mengatakan, ITB juga menerima mahasiswa baru program sarjana melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT Kedua jalur tersebut diselenggarakan secara nasional oleh Lembaga Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).

Di samping itu, ITB juga membuka jalur penerimaan mandiri melalui program Seleksi Siswa Unggul (SSU) ITB, baik jalur tanpa tes maupun jalur tes. 

Program ini menjadi bagian dari upaya ITB untuk memperluas kesempatan bagi siswa berprestasi agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi di ITB.

ITB juga menyediakan jalur seleksi untuk program Sarjana Internasional melalui ITB International Undergraduate Program (ITB IUP). 

Mulai tahun 2026, ITB menawarkan 27 program studi kelas internasional melalui program tersebut.

Bagi siswa yang belum dinyatakan lulus melalui SNBP 2026, masih tersedia kesempatan untuk mengikuti SNBT 2026. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved