Gass Mudik Tribun Jabar 2026
Cegah Kemacetan saat Libur Lebaran, Lapak PKL di Pasar Kiaracondong Bandung Dipindahkan
Lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di depan Pasar Kiaracondong, Kota Bandung dilakukan penataan agar tidak sampai mengganggu kondisi arus lalu lintas
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Seli Andina Miranti
Ringkasan Berita:
- Lapak PKL di depan Pasar Kiaracondong ditata ulang agar tidak mengganggu arus lalu lintas selama libur Lebaran.
- Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, meminta pedagang yang berjualan hingga ke ruas jalan untuk memindahkan lapaknya demi ketertiban.
- Aparat kewilayahan seperti camat akan dilibatkan dalam pengawasan aktivitas PKL, dengan menekankan keseimbangan antara ekonomi kerakyatan dan ketertiban jalan.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di depan Pasar Kiaracondong, Kota Bandung dilakukan penataan agar tidak sampai mengganggu kondisi arus lalu lintas selama momen libur lebaran.
Penataan lapak PKL di Pasar Kiaracondong tersebut dilakukan karena selama ini kerap memenuhi ruas jalan, sehingga kerap mengganggu kondisi arus lalu lintas dan berpotensi menimbulkan kemacetan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, dalam melakukan penataan di Pasar Kiaracondong tersebut, pihaknya memindahkan sejumlah lapak PK untuk memastikan ketertiban di pasar tersebut.
Baca juga: PKL Dalem Kaum hingga Alun-alun Bandung Jadi Sorotan, Farhan Ancam Tutup Jika Sampah Berserakan
"Beberapa pedagang yang berjualan hingga ke ruas jalan, kami minta memindahkan lapaknya, agar tidak menghalangi jalan," ujar Farhan, Minggu (22/3/2026).
Setelah penataan ini, pihaknya akan melibatkan aparat kewilayahan untuk melakukan pengawasan aktivitas PKL di sekitar Pasar Kiaracondong.
"Pak Camat dan unsur kewilayahan akan memonitor. Kami mendukung ekonomi kerakyatan, namun jangan sampai mengganggu jalan. Ketertiban tetap yang utama," katanya.
Selain itu, pihaknya juga menyoroti peran masyarakat yang menjadi kunci dalam pengendalian sampah selama periode Lebaran. Sebab, jumlah petugas yang disiagakan masih belum cukup jika tidak diiringi partisipasi aktif warga.
"Petugas kita ribuan, tapi tetap tidak akan cukup tanpa peran warga. Percuma kalau masyarakat tidak ikut mengurangi dan memilah sampah dari rumah," ucap Farhan.
Selain itu, Pemkot Bandung juga melakukan pengawasan langsung ke sejumlah titik rawan timbulan sampah, khususnya di kawasan pasar, guna memastikan aktivitas tetap berjalan lancar tanpa mengganggu kebersihan dan ketertiban.
Baca juga: Senin Tertib di Sukabumi, PKL Ditertibkan, Baliho dan Bendera Parbol Masih Bertebaran
Kemudian, Farhan juga mengajak semua warga untuk memisahkan sampah organik dan non-organik sejak dari sumbernya.
Sampah organik dapat dikelola lebih lanjut, sementara sampah anorganik seperti plastik bisa disalurkan melalui bank sampah, dan residu diserahkan kepada petugas pengangkut.
| Arus Balik Sukabumi Memuncak! 21 Ribu Kendaraan Serbu Exit Tol Parungkuda |
|
|---|
| Panen Cuan di Pantai Madasari! Bisnis Sewa Tenda Camping Tembus Rp 157 Juta Selama Libur Lebaran |
|
|---|
| 3 Jam Hujan Tak Reda, Jalur Jatinangor-Tanjungsari Lumpuh, 50 Lampu Jalan Mati Bahayakan Pemudik |
|
|---|
| Jalur Gentong Macet! Polres Tasikmalaya Kota Belum Terapkan One Way tapi Pagar Betis di Pamoyanan |
|
|---|
| Beda Jauh dengan Pekan Lalu! Lembang Sepi Sore Ini, Kapolres Cimahi Sebut Arus Lalu Lintas Lengang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/memindahkan-lapak-PKL-di-Pasar-Kiaracondong.jpg)