Kisruh Kebun Binatang Bandung
Bandung Zoo Belum Bisa Dibuka saat Libur Lebaran 2026, Farhan Minta Maaf
Kebun Binatang Bandung alias Bandung Zoo belum bisa dibuka saat libur Lebaran karena pemerintah daerah harus mematuhi aturan
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Seli Andina Miranti
Ringkasan Berita:
- Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) belum bisa dibuka saat libur Lebaran karena izin operasional dari Kementerian Kehutanan masih dicabut sejak Februari 2026.
- Penyegelan dilakukan selama 3 bulan akibat dualisme pengelola dan untuk menyelamatkan satwa serta menjaga aset daerah.
- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta maaf kepada masyarakat dan berharap masalah segera selesai agar Bandung Zoo bisa kembali beroperasi.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kebun Binatang Bandung alias Bandung Zoo belum bisa dibuka saat libur Lebaran karena pemerintah daerah harus mematuhi aturan yang telah ditetapkan Kementerian Kehutanan (Kemenhut).
Sebelumnya, Bandung Zoo diputuskan disegel selama 3 bulan setelah izin lembaga konservasi yang dimiliki Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) dicabut Kementerian Kehutanan (Kemenhut) sejak awal Februari 2026.
Penyegelan tersebut dilakukan imbas dualisme pengelola dan sebagai upaya kehadiran negara dalam menjaga aset daerah, sekaligus menyelamatkan satwa melalui pengamanan Barang Milik Daerah (BMD) Bandung Zoo.
Baca juga: Seleksi Pengelola Baru Bandung Zoo Dikebut, Sejarah dan Warisan Budaya Tetap Dipertahankan
"Kami harapkan setelah masa libur Lebaran nanti, tempat hiburan tersebut bisa kembali beroperasi dengan baik," ujar Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Jumat (13/3/2026).
Atas hal tersebut, Farhan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait belum beroperasinya Kebun Binatang Bandung karena hingga saat ini masih belum mendapatkan izin operasional dari Kementerian Kehutanan.
Farhan berharap permasalahan di Bandung Zoo dapat segera diselesaikan sehingga tempat wisata edukasi tersebut dapat kembali dibuka untuk masyarakat.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat permasalahan ini bisa diselesaikan sehingga Kebun Binatang Bandung dapat kembali beroperasi," katanya.
Saat ini Kemenhut, Pemkot Bandung, dan Pemprov Jabar akan membuka seleksi untuk mencari pengelola baru Bandung Zoo. Nantinya karyawan yang sudah bekerja puluhan tahun akan tetap mendapat perhatian serius.
Untuk itu, pihaknya memastikan akan memperjuangkan afirmasi agar pengelola baru memprioritaskan tenaga kerja lama jika nantinya ada perubahan skema pengelolaan.
Baca juga: Bandung Zoo Disegel 3 Bulan, Ratusan Petugas Gabungan Turun Tangan Cegah Kesan Kumuh di Tamansari
"Siapapun yang jadi pengelola harus mengutamakan memperkerjakan pegawai yang sekarang. Itu harus diperjuangkan. Dalam perjuangan tidak ada jaminan, tapi harus diperjuangkan," ujar Farhan.
Kebun Binatang Bandung
Bandung Zoo
Kota Bandung
libur lebaran
Muhammad Farhan
Kementerian Kehutanan
multiangle
| Bandung Zoo Mulai Jadi Rebutan! Farhan Ungkap 4 Lembaga Konservasi Siap Rebut Kursi Pengelola Baru |
|
|---|
| "Maaf Saya Ingkar Janji!" Dedi Mulyadi Bayar Lunas 2 Bulan Gaji Pegawai Bandung Zoo yang Menunggak |
|
|---|
| Pemkot Siapkan Anggaran Rp568 Juta untuk Menggaji Karyawan Bandung Zoo Sesuai UMK |
|
|---|
| Karyawan Bandung Zoo Akhirnya Dikontrak jadi Tenaga Ahli, Gaji Rp 4,7 Juta Per Bulan |
|
|---|
| Diungkap Farhan, Pengelola Baru Bandung Zoo Bisa Raup Rp 26 Miliar per Tahun dari Penjualan Tiket |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Situasi-di-pintu-masuk-Bandung-Zoo-atau-Kebun-Binatang-Bandung-Selasa-142025.jpg)