Senin, 27 April 2026

Pengacara Resbob Minta Keluarga Azizah Salsha Berbesar Hati Beri Maaf di Bulan Ramadan

Kuasa hukum Resbob, Fidelis Giawa, meminta keluarga Azizah Salsha memaafkan kliennya dan Bigmo terkait dugaan pencemaran nama baik.

Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
TERTUNDUK - Resbob tertunduk saat dihadirkan di Mapolda Jabar, Rabu (17/12/2025). Terkini, Resbob menjalani pemeriksaan di Rutan Polda Jabar oleh Direktorat Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri. 
Ringkasan Berita:
  • Kuasa hukum Resbob, Fidelis Giawa, meminta keluarga Azizah Salsha memaafkan kliennya dan Bigmo terkait dugaan pencemaran nama baik. 
  • Usai pemeriksaan dua jam oleh Bareskrim di Polda Jabar pada Selasa (10/3/2026), Fidelis menekankan tindakan tersebut hanyalah keisengan anak muda. 
  • Ia berharap momentum Ramadan membawa perdamaian, mengingat konten telah dihapus dan permintaan maaf telah disampaikan.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Kuasa Hukum Muhammad Adimas Firdaus alias Resbob, Fidelis Giawa, meminta keluarga Azizah Salsha untuk berbesar hati memaafkan Resbob maupun adiknya, Muhammad Jannah alias Bigmo, atas tindakan yang diduga telah mencemarkan nama baik Azizah Salsha.

Permohonan itu disampaikan Fidelis setelah mendampingi Resbob yang menjalani pemeriksaan di Rutan Polda Jabar oleh Direktorat Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri.

"Ya, tadi klien kami diperiksa sebagai saksi selama dua jam di Polda Jabar dari pukul 11.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB. Ada sekitar 30 pertanyaan dari penyidik," ujarnya, Selasa (10/3/2026).

Fidelis menyatakan Resbob dalam kondisi sehat dan menjawab pertanyaan penyidik dengan lancar. Terkait kemungkinan pemanggilan ulang, pihaknya masih menunggu koordinasi penyidik berdasarkan pemeriksaan saksi lain, termasuk Bigmo.

Di momen Ramadan ini, Fidelis mengharapkan adanya pintu maaf dari pihak Azizah Salsha. Ia menjelaskan bahwa sehari setelah konten tersebut viral, Resbob sudah meminta Bigmo untuk menghapus konten di akun adiknya tersebut. Mereka pun sudah menyampaikan permohonan maaf secara publik.

"Tadi saat pemeriksaan pun ditekankan agar pihak-pihak yang sudah terlanjur mengunduh atau merekam untuk tidak menyebarluaskannya lagi," kata Fidelis.

Ia menilai kasus ini berawal dari keisengan anak muda yang gemar bergosip tanpa ada maksud sengaja mencemarkan nama baik.

"Sekali lagi, kami memohon kebesaran hati keluarga Azizah, apalagi orang tuanya juga merupakan tokoh publik dan politisi yang mengayomi aspirasi masyarakat luas. Semoga bisa memaafkan mereka di bulan Ramadan ini," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved