Selasa, 21 April 2026

Gass Mudik Tribun Jabar 2026

Daftar Jalur Mudik di Jabar yang Diprediksi Macet dan Alternatifnya saat Mudik Lebaran 2026

Sebagai antisipasi, Dinas Perhubungan memberikan sejumlah pilihan jalur alternatif bagi pemudik dari dan ke berbagai tujuan di Jawa Barat.

Tribun Jabar/adi ramadhan pratama
ARUS MUDIK - Kondisi lalu lintas di jalur mudik Lebaran 1446 hijriah yang menghubungkan wilayah Jawa Barat bagian Selatan, tepatnya di Nagreg - Tasikmalaya terpantau masih lengang, Selasa (25/3/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Dinas Perhubungan Jabar memprediksi sejumlah jalur utama akan macet saat arus mudik dan balik Lebaran 2026, sehingga disiapkan jalur alternatif di wilayah Utara, Tengah, dan Selatan.
  • Jalur alternatif Utara mencakup delapan rute.
  • Jalur Tengah memiliki empat alternatif.
  • Jalur utama yang diperkirakan macet antara lain Simpang Jomin–Simpang Mutiara, Cikopo, Ciawi–Cibadak–Sukabumi, Puncak Bogor, Cileunyi–Nagreg, Limbangan–Gentong, serta Pelumbon–Kadawung–Cirebon.

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Nazmi Abdurrahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sejumlah jalur utama diprediksi bakal terjadi kemacetan saat arus mudik dan balik Lebaran 2026

Sebagai antisipasi, Dinas Perhubungan memberikan sejumlah pilihan jalur alternatif bagi pemudik dari dan ke berbagai tujuan di Jawa Barat

Kepala Dinas Perhubungan, Dhani Gumelar mengatakan, terdapat jalur alternatif di masing-masing wilayah seperti Utara, Tengah, Barat dan Selatan.

Baca juga: Ratusan Masjid di Jabar Kembali Jadi Posko Mudik Lebaran 2026, Akses Bakal Dibuka 24 Jam

Jalur Utara, terdapat delapan jalur alternatif yakni Sukamandi-Kalijati (22 kilometer), Pamanukan-Subang (31 kilometer), Kadipaten-Jatitujuh-Jatibarang (40,7 kilometer) dan Haurgeulis-Patrol (19 kilometer).

Jalur alternatif di Utara yang bisa dilewati yaitu Cikamurang-Jangga (35 kilometer), Budur-Tegalgubug-Jagapura-Mundu (32 kilometer), Losari-Ciledug-Cidahu-Kuningan (95 kilometer) serta Cirebon-Sumber-Rajagaluh-Majalengka (32 kilometer).

Jalur tengah Jawa Barat, terdapat empat jalur alternatif, di antaranya Subang-Lembang-Bandung (41 kilometer), Sumedang-Jalan Cagak-Wanayasa-Purwakarta (85 kilometer), Talaga-Bantarujeg-Wado-Sumedang (79 kilometer) dan Kuningan-Cikijing-Majalengka-Kadipaten (45 kilometer).

Pemudik juga memiliki lima jalur alternatif di selatan Jawa Barat. Kelima jalur alternatif itu adalah Garut-Banyuresmi-Leuwigoong-Kadungora-Cijapati-Majalaya-Bandung (78 kilometer), Sasak Beusi-Cibatu-Leles (19 kilometer), dan Banjar-Manonjaya-Tasikmalaya (44 kilometer). Selain itu, jalur Malangbong-Wado (15 kilometer) dan Parakan Muncang-Warung Simpang (9 kilometer).

Adapun jalur utama yang diperkirakan macet yakni Simpang Jomin-Simpang Mutiara dan Cikopo dan Ciawi-Cibadak-Sukabumi. 

"Dinas Perhubungan Jawa Barat dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional akan menutup 47 putaran balik (u-turn) dan hanya membuka 8 putaran balik untuk mengatasi macet di ruas tersebut (Jomin-Mutiara)," ujar Dhani, dikutip Selasa (9/3/2026).

Kemacetan juga diprediksi terjadi di jalur Ciawi-Simpang Gadog-Puncak Kabupaten Bogor. Untuk mengatasinya, kepolisian akan menerapkan sistem ganjil genap dan satu arah pada jalur tersebut. 

Baca juga: Mudik Lebaran 2026: Kemenag Jabar Siagakan 341 Masjid Sebagai Posko Istirahat 24 Jam Bagi Pemudik

"Satpol PP akan menertibkan aktivitas masyarakat yang mengganggu arus lalu lintas agar macet di jalur itu tak panjang," katanya.

Dinas Perhubungan Jabar juga mengantisipasi kemacetan di Simpang Susun Cileunyi dan Nagreg di Kabupaten Bandung. Rencana yang dibuat untuk mengurai kemacetan di jalur tersebut yakni mempersiapkan alat pembaca kartu tol elektronik (mobile reader). 

"Selain itu, menyiapkan papan informasi tambahan apabila dilakukan pengalihan arus ke Tol Cisumdawu," katanya.

Jalur lain yang diprediksi terjadi macet yakni Limbangan-Malangbong dan Gentong. Satpol PP akan menertibkan aktivitas masyarakat yang menggangu di jalur tersebut untuk mengurangi kemacetan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved